Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Edukasi Kesehatan Kehamilan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Di Puskesmas Ujanmas Rini Gustina Sari; Ainaya Dinda; Andriani Nurohmah
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v3i2.106

Abstract

Pengetahuan ibu hamil mengenai jadwal pemeriksaan kehamilan, konsumsi tablet tambah darah, dan tanda bahaya kehamilan berperan dalam pengambilan keputusan untuk memperoleh pelayanan secara tepat waktu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui edukasi kesehatan kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Ujanmas, Kabupaten Muara Enim. Kegiatan dilaksanakan pada 18 Juni 2026 dan diikuti oleh 32 ibu hamil. Program menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi sederhana, tanya jawab, presentasi audiovisual, serta pembagian leaflet. Pengetahuan dievaluasi secara deskriptif menggunakan pre-test dan post-test pada tiga indikator. Proporsi peserta yang mengetahui standar minimal enam kali kunjungan antenatal meningkat dari 37,5% menjadi 90,6% (kenaikan 53,1 poin persentase). Pemahaman mengenai manfaat konsumsi tablet tambah darah meningkat dari 43,8% menjadi 87,5% (43,7 poin persentase), sedangkan kemampuan menyebutkan sedikitnya tiga tanda bahaya kehamilan meningkat dari 34,4% menjadi 93,8% (59,4 poin persentase). Peningkatan terbesar terdapat pada pengenalan tanda bahaya kehamilan. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi terstruktur dan interaktif berpotensi memperkuat pengetahuan langsung ibu hamil. Edukasi berkala yang terintegrasi dengan pelayanan antenatal, kelas ibu hamil, serta pendampingan kader dan keluarga diperlukan untuk mempertahankan pengetahuan dan mendorong perubahan perilaku.
Edukasi Kesehatan Kehamilan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Ibu Hamil Di Puskesmas Ujanmas Rini Gustina Sari; Ainaya Dinda; Andriani Nurohmah
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v3i2.106

Abstract

Pengetahuan ibu hamil mengenai jadwal pemeriksaan kehamilan, konsumsi tablet tambah darah, dan tanda bahaya kehamilan berperan dalam pengambilan keputusan untuk memperoleh pelayanan secara tepat waktu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui edukasi kesehatan kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Ujanmas, Kabupaten Muara Enim. Kegiatan dilaksanakan pada 18 Juni 2026 dan diikuti oleh 32 ibu hamil. Program menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi sederhana, tanya jawab, presentasi audiovisual, serta pembagian leaflet. Pengetahuan dievaluasi secara deskriptif menggunakan pre-test dan post-test pada tiga indikator. Proporsi peserta yang mengetahui standar minimal enam kali kunjungan antenatal meningkat dari 37,5% menjadi 90,6% (kenaikan 53,1 poin persentase). Pemahaman mengenai manfaat konsumsi tablet tambah darah meningkat dari 43,8% menjadi 87,5% (43,7 poin persentase), sedangkan kemampuan menyebutkan sedikitnya tiga tanda bahaya kehamilan meningkat dari 34,4% menjadi 93,8% (59,4 poin persentase). Peningkatan terbesar terdapat pada pengenalan tanda bahaya kehamilan. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi terstruktur dan interaktif berpotensi memperkuat pengetahuan langsung ibu hamil. Edukasi berkala yang terintegrasi dengan pelayanan antenatal, kelas ibu hamil, serta pendampingan kader dan keluarga diperlukan untuk mempertahankan pengetahuan dan mendorong perubahan perilaku.
Pengenalan Prototipe SMART-ATONIA kepada Bidan Praktik di Kota Palembang Rini Gustina Sari; Ainaya Dinda; Adriani Nurohmah
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v3i1.109

Abstract

Atonia uteri merupakan penyebab penting perdarahan postpartum, tetapi alat stratifikasi risiko memiliki kinerja yang bervariasi dan memerlukan validasi sebelum digunakan untuk keputusan klinis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan pengenalan prototipe SMART-ATONIA kepada bidan di 10 Tempat Praktik Mandiri Bidan di Kota Palembang. Kegiatan pada April 2026 meliputi koordinasi, pemaparan dasar ilmiah, demonstrasi, simulasi kasus, diskusi, dan penyerahan prototipe. Luaran kegiatan berupa tersampaikannya konsep dan alur pengisian prototipe. Kegiatan tidak mengumpulkan data pre-post, karakteristik peserta, penerimaan pengguna, reliabilitas, atau luaran klinis; karena itu, peningkatan pengetahuan, kelayakan, dan manfaat klinis tidak dapat disimpulkan. Bobot, titik potong, dan algoritme tindak lanjut juga belum tervalidasi. SMART-ATONIA harus diposisikan sebagai media edukasi awal, bukan alat diagnosis atau dasar mandiri penentuan frekuensi antenatal, tempat persalinan, maupun rujukan. Tahap berikutnya memerlukan validasi isi, uji kegunaan dan reliabilitas, serta validasi prospektif.
Pengenalan Prototipe SMART-ATONIA kepada Bidan Praktik di Kota Palembang Rini Gustina Sari; Ainaya Dinda; Adriani Nurohmah
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v3i1.109

Abstract

Atonia uteri merupakan penyebab penting perdarahan postpartum, tetapi alat stratifikasi risiko memiliki kinerja yang bervariasi dan memerlukan validasi sebelum digunakan untuk keputusan klinis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendeskripsikan pengenalan prototipe SMART-ATONIA kepada bidan di 10 Tempat Praktik Mandiri Bidan di Kota Palembang. Kegiatan pada April 2026 meliputi koordinasi, pemaparan dasar ilmiah, demonstrasi, simulasi kasus, diskusi, dan penyerahan prototipe. Luaran kegiatan berupa tersampaikannya konsep dan alur pengisian prototipe. Kegiatan tidak mengumpulkan data pre-post, karakteristik peserta, penerimaan pengguna, reliabilitas, atau luaran klinis; karena itu, peningkatan pengetahuan, kelayakan, dan manfaat klinis tidak dapat disimpulkan. Bobot, titik potong, dan algoritme tindak lanjut juga belum tervalidasi. SMART-ATONIA harus diposisikan sebagai media edukasi awal, bukan alat diagnosis atau dasar mandiri penentuan frekuensi antenatal, tempat persalinan, maupun rujukan. Tahap berikutnya memerlukan validasi isi, uji kegunaan dan reliabilitas, serta validasi prospektif.