Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PENGARUH HARGA, PROMOSI, DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN TYPHIDOT DI JAKARTA, BOGOR, TANGERANG DAN BEKASI TAHUN 2017. Erik Sapta Yanuar; Ignatius Ignatius; Sulastri Sulastri; Ilyas Saad; R Supriasmono; H Hasanuddin
JURNAL ADMINISTRASI & MANAJEMEN Vol 8, No 1 (2018): Jurnal Administrasi dan Manajemen
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.262 KB) | DOI: 10.52643/jam.v8i1.250

Abstract

ABSTRAK      Harga Typhidot lebih murah, kualitas bagus, promosi produk sudah dilakukan namun keputusan pembelian Typhidot masih rendah di beberapa rumah sakit. Tujuan penelitian mengetahui dan menjelaskan pengaruh harga, promosi, dan kualitas produk Typhidot terhadap keputusan pembelian Typhidot. Metode penelitian kuantitatif ,desain crossectional, besar sampel 33 responden diambil secara accidental sampling. Pengumpulan data dengan kuesioner dengan cara angket kepada dokter spesialis, dokter umum, petugas laboratorium dan perawat di Rumah Sakit dan klinik di wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi dan Tangerang. Analisis secara deskriptif dan analitik menggunakan uji validitas, realibilitas, regresi linier sederhana dan ganda.  Hasil penelitian menunjukkan Pendidikan dokter spesialis 5 orang (15%), dokter umum 18 orang (55%), Analis laboratorium 3 orang (9%), dan perawat 7 orang (21%). Bekerja di Rumah Sakit 32 responden (97%) dan sisanya 1 orang (3%) klinik. Ada pengaruh harga, promosi, kualitas produk terhadap keputusan pembelian produk Typhidot dengan kontribusi sebesar  75,5%. Ada pengaruh promosi terhadap keputusan pembelian produk Typhidot sebesar 48,6%. Ada pengaruh harga terhadap keputusan pembelian produk Typhidot sebesar 53%. Ada pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian Produk typhidot sebesar 65,8%.  Kesimpulan promosi, harga, kualitas produk berpengaruh pada keputusan pembelian Typhidot di Rumah sakit maupun di klinik.    Rekomendasi untuk perusahaan penting meningkatkan promosi penjualan Typhidot dengan bertemu secara langsung kepada direktur rumah sakit, para dokter spesialis anak, penyakit dalam, dokter umum, petugas laboratorium,perawat, pemerintah atau melalui seminar. Kata Kunci: promosi, harga, kualitas produk, keputusan pembelian, Typhidot. AbstractTyphidot price cheaper had good quality, drastic promotion had been done but selling Typhidot remained difficult in several hospitals and clinics. Research purpose was to acknowledged and explain price, promotion, and product quality influence in Typhidot buying decision in JaKarta, Bogor ,Tangerang Bekasi at 2017. Research method was quantitative method. Research design was cross-sectional design. Sampling for these research were 33 respondents and taken using accidental sampling. Data gathered using questionnaire with respondents such as specialist doctor, doctor, lab staff, and nurse in hospitals and clinic in Jakarta, Bogor, Tangerang, and Bekasi. This thesis analyzed descriptive and analytically using validity test, reliability test, simple and double linier regression. Research participants were specialist doctor 5 respondents (15%), doctor 18 respondent (55%), lab staff 3 respondents (9 %), and nurse 7 respondents (21%). Respondents working in hospital 32 respondents (97%) , working in clinics (3%). Research result was there were price, promotion, and product quality influence in Typhidot buying decision. Price, promotion, and product quality influence were contributed 75,5%.  Promotion influence was contributed 48,6%, price influence was contributed 53%, and Quality influence was contributed 65,8%.  Conclusion of this research was there were price, promotion, and product quality influence in Typhidot buying decision at hospitals and clinics. Recommendation for company it was important to increase Typhidot sales with direct approach to hospital director, specialist doctor, doctor, nurse, government staff and lab staff or with seminar.Keyword: promotion, price, quality, buying decision, Typhidot. 
Peningkatan Peran Keluarga Dalam Pendampingan Trias Penatalaksanaan Penderita Diabetes Melitus Pada Lansia Di Kelurahan Cipayung Jakarta Timur Yenni Ariestanti; Yeny Sulistyowati; Titik Widayati; Ign Erik Sapta Yanuar; Hendra Hendra; Srikandi Wibowoweni
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 5, No 1 (2021): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v5i1.1274

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit yang dapat menyebabkan penyakit lain (komplikasi). Pemeriksaan laboratorium bagi penderita DM diperlukan untuk menegakkan diagnosis serta memonitor terapi dan timbulnya komplikasi. Dengan demikian, perkembangan penyakit bisa dimonitor dan dapat mencegah komplikasi. Apabila kadar insulin sangat menurun, pasien mengalami hiperglikemia dan glukosuria berat, penurunan lipogenesis, peningkatan lipolysis dan peningkatan oksidasi asam lemak bebas disertai pembentukan benda keton (asetoasetat, hidroksibutirat dan aseton). Peningkatan keton dalam plasma mengakibatkan ketosis. Penderita dapat mengalami hipotensi dan syok. Akhirnya, akibat penurunan penggunaan oksigen otak, pasien akan mengalami koma dan meninggal. Hal demikian sering terjadi pada Lansia.Upaya kesehatan usia lanjut adalah upaya kesehatan paripurna dasar dan menyeluruh dibidang kesehatan usia lanjut meliputi peningkatan kesehatan, pencegahan, pengobatan dan pemulihan. Dengan tujuan meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan untuk mencapai masa tua yang bahagia dan berdaya guna dalam kehidupan keluarga dan masyakat sesuai dengan keberadaannya dalam masyarakat. Program yang digalakkan untuk Usila karena terkait dengan penyakit yang banyak di derita adalah Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis). Tujuan Prolanis adalah mendorong peserta penyandang penyakit kronis mencapai kualitas hidupnya terutama kesehatan dan mencegah terjadinya komplikasi penyakit yang akan menjadi beban masalah untuk dirinya, keluarga dan masyarakat. Kader Prolanis menjadi ujung tombak pada pelayanan kesehatan terkait penyakit kronis pada Usila. Dalam mencapai tujuannya ada enam kegiatan pokok pada Prolanis yaitu: Konsultasi Medis, Edukasi Kelompok, Reminder melalui SMS Gateway, Home Visit, Aktivitas Klub dan Pemantauan Status Kesehatan.Mencermati permasalahan tersebut di atas, sangatlah penting dan mendesak untuk melakukan berbagai upaya perbaikan penaanganan DM pada Lansia. Hal ini dimaksudkan agar semua pihak yang terlibat memiliki pemahaman yang benar terkait manfaat dan dampak Trias Penanganan DM tersebut, yaitu Obat, Makanan dan Olahraga untuk mewujudkan Lansia yang tetap sehat, mampu berkarya dan produktifitas.Pada tahun 2020 bulan Maret terjadi Pandemi Covid 19 sehingga pelaksanaan kegiatan Pengabdian Masyarakat tidak boleh mengadakan kegiatan Massa atau partia besar sehingga pelaksanaan PKM ini dilaksanakan secara Webinar Series, Adapun pelaksanaan Webinar series 1 tidak merubah tema hanya pelaksanaan yang bersifat online dengan mengundang pihak pakar dengan melibatkan Kepala Puskesmas Dr. Apriyani dengan tema “Penyakit Diabetes Melitus di Masyarakat”, pemaparan penelitian terkait penelitian oleh Dr. Yeny Sulistyowati, Msi.Med “ Faktor genetik menjadi Faktor Dominan Resiko DM di Wilayah Kerja Puskesmas  Cipayung dan pemeran tentang Peningkatan Peran Keluarga Dalam Upaya Pendampingan Penderita DM oleh Yenni Ariestanti, S.Si.T.,M.KesDosen, Mahasiswa, Masyarakat umum dari seluruh Indonesia menjadi sasaran Webinar Serie tombak pemberian informasi dan pengetahuan yang benar kepada masyarakat, terutama Keluarga Penderita DM. Selanjutnya adalah keluarga itu sendiri karena diharapkan dengan pengetahuan yang baik maka sikap yang tadi nya negative menjadi positif sehingga perilaku penanganan DM menjadi benar. Keluarga penting untuk dilibatkan agar semua unsur yang terdekat dan sering berinteraksi dengan Lansia mempercepat terjadinya perubahan perilaku dalam menangani DM, sehingga penyakit yang diderita bisa dikendalikan, tidak mudah sakit, tetap sehat, produktif, mandiri di usia Lansia.Adapun manfaat yang dapat dipetik dari kegiatan ini adalah: peserta memiliki wawasan, pemahaman, sikap dan perilaku sehat untuk diri dan lingkungannya, Lansia lebih mandiri dan meningkat produktifitasnya. Universitas sebagai institusi ilmiah akan memperoleh umpan balik pengembangan keilmuan, khususnya ilmu kesehatan di samping itu juga mendapatkan mitra dalam pembangunan masyarakat; dinas yang terkait dalam program ini adalah dinas kesehatan dan pendidikan terbantu dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat dan pengembangan kemampuan sumber daya manusia. Kata kunci maksimal 5 kata Penyakit DM di Masyarakat, peran Keluarga DM, Faktor Genetik, Puskesmas Kecamatan Cipayung
Upaya Bersama Untuk Peningkatan Kesehatan Balita Tentang Pentingnya Imunisasi Titik Widayati; Ignatiur Erik Sapta Yanuar; Yenni Ariestanti
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 6, No 2 (2022): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/pamas.v6i2.1937

Abstract

Permasalahan gizi dan kesehatan merupakan permasalahan yang masih menjadi fenomena gunung es di Indonesia. Dapat dilihat di kota-kota besar seperti Jakarta yang masih memiliki permasalahan kesehatan yang cukup banyak. Permasalahan gizi di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Permasalahan gizi dan kesehatan ini akan berpengaruh terhadap kesehatan bayi dan balita. Program pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menambah pengetahuan serta wawasan masyarakat mengenai pentingnya gizi, imunisasi, dan stimulasi pada 1000 hari pertama kehidupan, mengurangi angka gizi kurang pada balita, dan terpenuhinya sarana dan prasarana kesehatan. Kegiatan imunisasi merupakan salah satu kegiatan prioritas Kementerian Kesehatan, sebagai salah satu bentuk nyata komitmen pemerintah untuk mencapai Millenium Development Goals (MDGs) khususnya untuk menurunkan angka kematian pada anak. Walaupun cakupan imunisasi dasar di DKI Jakarta sudah mengalami peningkatan, akan tetapi angka kematian bayi dan balita di wilayah Jakarta Barat masih tinggi. Selain itu, masih tingginya angka drop out rate di wilayah Jakarta Barat. Hal ini bisa disebabkan karena ibu khawatir jika anaknya diberi imunisasi maka akan timbul demam, dan efek samping lainnya. Selain itu bisa disebabkan karena pada saat jadwal pemberian imunisasi, anak ibu dalam kondisi tidak sehat sehingga pemberian imunisasi ditunda dan bisa berakibat ibu lupa untuk membawa anaknya mendapatkan imunisasi. Adapun faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kelengkapan imunisasi dasar yaitu faktor usia, tingkat pendidikan, sikap, tingkat pengetahuan, status pekerjaan, pendapatan keluarga, jumlah anak, dukungan keluarga, kepercayaan, ketersediaan sarana dan prasana, peralatan imunisasi, keterjangkauan tempat pelayanan imunisasi, petugas imunisasi, dan kader kesehatan.Kata kunci : Pentingnya gizi, imunisasi, stimulasi, 1000 hari pertama kehidupan 
Pengaruh Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian pada Mixue Ice Cream & Tea Cilangkap Eros Rosmiati; Ignatius Erik Sapta Yanuar; Arna Roselina Ambarita
JURNAL ADMINISTRASI & MANAJEMEN Vol 13, No 2 (2023): Jurnal Administrasi dan Manajemen
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jam.v13i2.3313

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mengetahui pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian pada Mixue ice cream & tea Cilangkap. Populasi pada penelitian ini adalah konsumen yang datang membeli pada Mixue ice cream & tea Cilangkap pada saat peneliti melakukan penelitian. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebanyak 100 orang responden. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling. Data yang digunakan adalah data primer yang telah didapatkan melalui penyebaran kuesioner secara langsung kepada konsumen pengunjung Mixue ice cream & tea Cilangkap. Dengan uji hipotesis adalah uji t dan data diolah menggunakan software SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada uji t kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian pada Mixue ice cream & tea Cilangkap sebesar 2.952 dengan taraf signifikasi 0.004. Kata kunci : Kualitas produk dan keputusan pembelian
The Influence Of Sıtuatıonal Leadershıp Style On Employee Performance Through Job Satısfactıon Sunarni Sunarni; Eko Priyo Purnomo; Mai Yuliza; Ignatius Erik Sapta Yanuar
Asian Journal of Management, Entrepreneurship and Social Science Vol. 3 No. 04 (2023): November, Asian Journal of Management, Entrepreneurship and Social Science
Publisher : Cita Konsultindo Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study delves into the intricate relationships among Job Satisfaction, Situational Leadership, and Employee Performance in organizational settings. The research offers vital insights into these critical aspects of workplace dynamics. First and foremost, the study confirms the significant influence of Job Satisfaction on Employee Performance. It reiterates the well-established fact that contented employees tend to perform better. Organizations are urged to prioritize initiatives aimed at boosting job satisfaction to enhance overall employee performance, leading to increased productivity and organizational success. Secondly, the research unveils an intriguing finding: Situational Leadership, when examined independently, does not directly impact Employee Performance. However, Situational Leadership emerges as a vital factor in shaping Job Satisfaction. This underscores the paramount importance of leadership adaptability and its role in fostering a positive work environment, ultimately contributing to employee contentment. Moreover, when considering Situational Leadership, Job Satisfaction, and Employee Performance collectively, a robust and positive relationship emerges. This highlights the interconnected nature of these variables, emphasizing the need for organizations to adopt a holistic approach to leadership and employee management. In conclusion, this study provides organizations with valuable insights into optimizing their leadership strategies to enhance employee performance. It underscores the significance of nurturing job satisfaction and cultivating adaptable leadership styles to create a conducive work environment, fostering employee contentment, and, consequently, organizational triumph. Future research may delve deeper into contextual factors to refine these relationships further, offering even more precise guidance for organizations in optimizing their strategies for employee performance and satisfaction.
Financial Literacy and Business Sustainability Among Elderly Entrepreneurs: A Systematic Review Mei Supriyani; Sakti Brata Ismaya; Dinni Agustin; Ignatius Erik Sapta Yanuar
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 4 No. 10 (2026): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/ajosh.v4i10.756

Abstract

Global demographic shifts toward an aging population have resulted in an increasing number of older adults remaining economically active, including through entrepreneurial activities. Financial literacy has emerged as a crucial determinant of entrepreneurial resilience, business sustainability, and economic independence among elderly entrepreneurs. This research aims to identify entrepreneurship interventions implemented for elderly populations, assess the impacts of these interventions on quality of life, social well-being, and active aging, and evaluate the role of financial literacy and digital financial literacy in supporting entrepreneurial activities and sustainable entrepreneurship among older adults. The review followed the Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020 guidelines. Searches were conducted in Scopus, PubMed, Web of Science, Dimensions, and Google Scholar for studies published between 2015 and 2026. Methodological quality was assessed using the Joanna Briggs Institute (JBI) critical appraisal framework and risk-of-bias assessment. This research demonstrates that financial literacy is a critical enabler of successful elderly entrepreneurship. Older adults with adequate financial knowledge are better equipped to manage entrepreneurial risks, savings, and investment decisions. Financial literacy was consistently associated with improved business continuity, entrepreneurial resilience, savings behavior, investment decision-making, digital adaptation, and financial independence. Digital financial literacy also enhanced market adaptation and access to financial technologies. Entrepreneurship interventions positively influenced financial independence, social participation, active aging, and psychological well-being among older adults. Financial literacy represents a strategic capability that supports sustainable entrepreneurship among older adults. Nevertheless, stronger longitudinal and experimental studies are needed to establish causal relationships between financial literacy and long-term business sustainability outcomes.
The Influence of Digital Marketing and Consumer Behavior on Consumer Product Purchases Among Older Consumers: A Systematic Review and Meta Analytic Evidence Synthesis Sri Yulianti; Ignatius Erik Sapta Yanuar; Sakti Brata Ismaya
Asian Journal of Social and Humanities Vol. 4 No. 10 (2026): Asian Journal of Social and Humanities
Publisher : Pelopor Publikasi Akademika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59888/ajosh.v4i10.757

Abstract

Digital marketing has transformed consumer purchasing behavior, including among older consumers who increasingly engage with e-commerce, social media platforms, and personalized advertising. However, evidence regarding its influence on older consumers’ purchase decisions remains fragmented. This systematic review and meta-analytic evidence synthesis evaluated the association between digital marketing exposure, consumer behavior mechanisms, and purchase decisions among consumers aged 50 years and older. Following the PRISMA 2020 guidelines and PICOS framework, Scopus, EBSCOhost, Google Scholar, and Taylor & Francis Online were searched for studies published between 2010 and 2025 that examined older consumers, digital marketing variables, and purchase outcomes. Methodological quality was appraised using the Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT) and adapted risk-of-bias domains. Due to inconsistently reported effect sizes, the findings were synthesized narratively as a meta-analysis-ready evidence synthesis. The evidence consistently indicated positive associations between digital marketing, consumer trust, perceived usefulness, digital literacy, online engagement, and older consumers’ purchase decisions. Social media advertising, personalized advertising, e-commerce convenience, online trust, and perceived ease of use emerged as the most frequently reported mechanisms influencing purchase behavior. The certainty of evidence was moderate for trust and perceived usefulness, low-to-moderate for digital literacy and personalization, and low for channel-specific comparative effectiveness. Digital marketing positively influenced older consumers’ purchase decisions when strategies were trustworthy, accessible, personalized, and aligned with older adults’ digital capabilities. Future research should report extractable effect sizes, employ longitudinal designs, and examine age cohort, digital literacy, product category, platform type, and cultural context as potential moderators.
Analysis Of The Relationship Between Hand Washing Knowledge, Facilities And Infrastructure, Work Motivation, And Workload On Hand Hygiene Compliance Among Healthcare Workers At Mitra Medika Batanghari Hospital Efander Tampubolon; Grace Rumengan; Nurhayati Nurhayati; Ignatius Erik Sapta Yanuar
Journal of Ageing And Family Vol 4, No 1 (2024): Journal of Ageing And Family
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/joaf.v4i1.7225

Abstract

This study aims to analyze the relationship between handwashing knowledge, facilities and infrastructure, work motivation, and workload on the hand hygiene compliance of medical personnel at Mitra Medika Batanghari Hospital. This research employs a quantitative design with a cross-sectional survey method. The study sample consists of 98 medical personnel selected through purposive sampling. The instruments used in this study include: a hand hygiene knowledge questionnaire developed by Sego Soy (2019) and replicated by Bestari et al. (2024) and J et al. (2022); a motivation questionnaire based on Herzberg’s theory, compiled by Suseno Miftahun Ni’mah (2019); the modified NASA-TLX (National Aeronautics and Space Administration Task Load Index) by Ariyaya (2021) to measure workload; the Hand Hygiene Self-Assessment Framework 2010 from the World Health Organization (2010) to assess facilities and infrastructure; and a hand hygiene compliance questionnaire developed by Rofiani (2019). The analysis results show that all studied variables have a significant relationship with the hand hygiene compliance of medical personnel. This study concludes that increasing knowledge, providing adequate facilities and infrastructure, and enhancing motivation can improve medical personnel's compliance with hand hygiene.
The Relationship Between Patient Safety Culture and Patient Safety Goals in the Internal Medicine Inpatient Ward at Wira Bhakti Army Hospital, Mataram Sahat Ericson Tampubolon; Atik Kridawati; Dedy Nugroho; Ignatius Erik Sapta Yanuar
Journal of Ageing And Family Vol 4, No 2 (2024): Journal of Ageing And Family
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/joaf.v4i2.7235

Abstract

Patient safety has been a universal reference in modern hospital practices. In Indonesia, efforts to prevent Patient Safety Incidents—such as Near Misses, Incidents, Adverse Events, and Unsafe Conditions—have been a priority in hospital safety systems. In Nusa Tenggara Barat (NTB), the incidence rate of Patient Safety Incidents is 4.8%. Army Hospital Wira Bhakti Mataram, a military hospital in NTB, plays a significant role in providing healthcare services. The hospital conducts patient safety surveys every six months to monitor and improve safety standards. This study aims to analyze the relationship between patient safety culture and patient safety incidents in the Internal Medicine Unit of Army Hospital Wira Bhakti Mataram. A quantitative analysis method with a cross-sectional approach was used. The study involved a total sample of 82 nurses, collected through in-depth interviews. The results indicate a significant relationship between patient safety culture and patient safety incidents, with a p-value of 0.003. These findings highlight the importance of fostering a strong patient safety culture to reduce incidents and improve overall healthcare quality.
The Influence of Workload, Work Environment, and Work Ethic on Service Quality at BaliMed Karangasem Hospital Dicky Dicky; Susiana Nugraha; Karlina Isabella; Ignatius Erik Sapta Yanuar
Journal of Ageing And Family Vol 4, No 2 (2024): Journal of Ageing And Family
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/joaf.v4i2.7230

Abstract

The quality of service in hospitals is one of the important factors that influences patient satisfaction and hospital operational efficiency. Workload, work environment, and work ethic are factors that can influence the quality of services provided by health workers. Excessive workload can cause stress and fatigue, while a supportive work environment and good work ethic can increase employee motivation and performance. This study aims to analyze the influence of workload, work environment, and work ethic on the quality of service at BaliMed Karangasem Hospital. The method used was analysis using primary data obtained through questionnaires distributed to 122 respondents, consisting of nurses and midwives. The analysis used includes univariate, bivariate, and multivariate analysis. The research results showed that the majority of respondents had a high workload (78.7%), a good work environment (75.4%), a good work ethic (86.1%), and good service quality (76.2%). In multivariate analysis, workload (AOR=7.271, p=0.006) and work ethic (AOR=7.243, p=0.002) were found to have a significant influence on service quality, while work environment did not have a significant influence. The results of this research suggest that hospitals pay attention to managing workloads in a more balanced manner and support increasing work ethics to improve the quality of services provided to patients. Future research is recommended to explore other factors that can influence service quality, such as management support and skills training.