Denny Ardhianto
Jurusan Farmasi, Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EDUKASI DAMPAK PENYALAHGUNAAN OBAT STEROID SECARA BEBAS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN SISWA DI SMAN 07 BANDAR LAMPUNG Made Laksmi Meiliana; Okta Puspita; Denny Ardhianto
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v11i1.3823

Abstract

Remaja rentan terhadap penyalahgunaan steroid anabolik-androgenik (AAS) karena tekanan sosial, pengaruh media, dan rendahnya literasi kesehatan. Penggunaan steroid tanpa pengawasan medis dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius, seperti gangguan jantung, kerusakan hati, gangguan hormon, dan masalah psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa SMA tentang bahaya penyalahgunaan steroid melalui kegiatan penyuluhan edukatif sebagai upaya preventif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan 40 siswa SMA Negeri 07 Kota Bandar Lampung. Penyuluhan dilaksanakan pada 16 Juni 2025 dengan metode ceramah, pemutaran video edukasi, dan diskusi interaktif. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test dengan pertanyaan yang sama untuk mengukur peningkatan pengetahuan. Hasil pre-test menunjukkan tingkat pengetahuan siswa masih rendah, yaitu 62,5% kategori rendah, 25% sedang, dan 12,5% tinggi. Setelah penyuluhan, terjadi peningkatan yang signifikan pada post-test, dengan 87,5% siswa mencapai kategori tinggi dan 12,5% kategori sedang. Tidak ada lagi siswa yang berada pada kategori rendah. Kegiatan ini membuktikan bahwa penyuluhan edukatif berbasis interaksi dan media visual efektif meningkatkan pengetahuan remaja mengenai risiko penyalahgunaan steroid. Pendekatan ini dapat dijadikan model intervensi promotif dan preventif di kalangan pelajar SMA untuk mendorong perilaku penggunaan obat yang lebih rasional dan bertanggung jawab.