Wildan Nuril Ahmad Fauzi
Program Studi Doktor Pendidikan Dasar, Universitas Negeri Yogyakarta.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Merancang Ulang Pembelajaran Mendalam di Pendidikan Dasar: Kajian Reflektif-Kritis atas Integrasi Epistemologi, Progresi Kognitif, dan Etika Teknologi Wildan Nuril Ahmad Fauzi; Oyib Suleman; Miftah Parid
MADROSATUNA : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 9 No. 1 (2026): MADROSATUNA
Publisher : Latifah Pres

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran mendalam (deep learning) semakin memperoleh perhatian dalam diskursus pendidikan kontemporer karena potensinya dalam mendorong pemahaman konseptual, berpikir kritis, dan refleksi yang bermakna. Namun, perkembangan kecerdasan buatan telah menghadirkan ambiguitas konseptual akibat tumpang tindih makna antara deep learning sebagai pendekatan pedagogis dan deep learning sebagai algoritma komputasional. Kondisi ini berimplikasi pada terfragmentasinya pemahaman mengenai pembelajaran mendalam dalam pendidikan dasar. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi konsep pembelajaran mendalam dalam pendidikan dasar melalui pendekatan studi literatur reflektif-kritis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur reflektif-kritis yang berlandaskan perspektif epistemologis-humanistik. Literatur yang dianalisis berasal dari artikel ilmiah, buku akademik, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan dengan pembelajaran mendalam, perkembangan kognitif, teknologi pendidikan, dan etika kecerdasan buatan. Analisis dilakukan melalui tahapan analisis genealogis-tematik, sintesis dan reinterpretasi epistemik, serta refleksi paradigmatik dan etika pengetahuan. Hasil penelitian menghasilkan empat temuan konseptual utama, yaitu pembelajaran mendalam sebagai ruang konstruksi realitas anak, ketegangan epistemologis antara pedagogi dan teknologi, progresi kognitif sebagai fondasi pembelajaran mendalam, serta refleksi etis terhadap penggunaan kecerdasan buatan dalam pendidikan dasar. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran mendalam perlu dipahami sebagai proyek pedagogis yang mengintegrasikan konstruksi makna, perkembangan berpikir, pemanfaatan teknologi yang reflektif, dan tanggung jawab etis dalam pendidikan dasar.