Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Kompetensi Guru Bahasa Inggris SMP melalui Pelatihan Penerapan Deep Learning Approach Wisma Yunita; Ira Maisarah; Fernandita Jayanti; Safnil; Fitri Ade Andriani; Hilwa Waniza; Nasywa Nindilla Darwifa; Siti Eraz Ratu Saddina
Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2026): Vol. 6 No. 2
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jurnalinovasi.v6i2.45766

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menuntut guru mampu merancang pengalaman belajar yang bermakna, sadar, dan menyenangkan agar kompetensi berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi dapat berkembang secara optimal. Di Kota Bengkulu, banyak guru Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Pertama belum mempraktikkan pendekatan pembelajaran mendalam secara sistematis, sehingga diperlukan penguatan kompetensi melalui program peningkatan kapasitas yang terarah. Penelitian pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam menerapkan pendekatan pembelajaran mendalam pada mata pelajaran Bahasa Inggris sesuai dengan semangat kurikulum nasional. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan tatap muka yang mencakup tahap persiapan, penyampaian materi, contoh penerapan di kelas, diskusi, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test disertai refleksi terstruktur terhadap rencana implementasi di sekolah. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman konsep yang konsisten pada sebagian besar indikator, penguatan kemampuan merancang pembelajaran yang relevan dengan pengalaman peserta didik, serta komitmen peserta untuk menerapkan rancangan, media, dan aktivitas berbasis pengalaman nyata di kelas. Temuan kualitatif menegaskan perubahan perspektif guru ke arah peran fasilitator yang menumbuhkan keterlibatan dan refleksi belajar peserta didik. Disimpulkan bahwa pelatihan yang efektif memperluas wawasan pedagogik dan keterampilan aplikatif guru, serta direkomendasikan keberlanjutan melalui pendampingan di sekolah dan penguatan integrasi teknologi pembelajaran agar penerapannya menjadi konsisten dan berdampak luas.
Reframing English Curriculum Policy: A Comparative Analysis between Indonesia and the United States for Local Instructional Design Hilwa Waniza; Ira Maisarah
Linguistic, English Education and Art (LEEA) Journal Vol 9 No 1 (2025): Linguistic, English Education and Art (LEEA) Journal
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/2w0ane02

Abstract

This article aims to compare the secondary school English curriculum in Indonesia and the United States to identify differences in curriculum orientation, instructional design, and assessment practices. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, ten academic articles and official curriculum documents published between 2020 and 2025 were examined. The findings show that Indonesia’s curriculum remains centralized and exam-oriented, which limits teacher autonomy and reduces opportunities for authentic, student-centered learning. Meanwhile, the U.S. curriculum emphasizes flexibility, critical thinking, formative assessment, and multicultural integration, allowing greater adaptation to students’ needs. Based on this comparison, the study concludes that curriculum development in Indonesia requires selective adaptation of key elements such as teacher empowerment, localized flexibility, performance-based assessment, and balanced cultural representation. The article contributes to curriculum discourse by offering a comparative perspective that can inform policymakers and English educators in designing a more adaptive and competence-based English curriculum for secondary education. Keywords: English Curriculum; Comparative Education; Curriculum Design; Instructional Policy; Curriculum Development
Reframing English Curriculum Policy: A Comparative Analysis between Indonesia and the United States for Local Instructional Design Hilwa Waniza; Ira Maisarah
Linguistic, English Education and Art (LEEA) Journal Vol 9 No 1 (2025): Linguistic, English Education and Art (LEEA) Journal
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/2w0ane02

Abstract

This article aims to compare the secondary school English curriculum in Indonesia and the United States to identify differences in curriculum orientation, instructional design, and assessment practices. Using a Systematic Literature Review (SLR) approach, ten academic articles and official curriculum documents published between 2020 and 2025 were examined. The findings show that Indonesia’s curriculum remains centralized and exam-oriented, which limits teacher autonomy and reduces opportunities for authentic, student-centered learning. Meanwhile, the U.S. curriculum emphasizes flexibility, critical thinking, formative assessment, and multicultural integration, allowing greater adaptation to students’ needs. Based on this comparison, the study concludes that curriculum development in Indonesia requires selective adaptation of key elements such as teacher empowerment, localized flexibility, performance-based assessment, and balanced cultural representation. The article contributes to curriculum discourse by offering a comparative perspective that can inform policymakers and English educators in designing a more adaptive and competence-based English curriculum for secondary education. Keywords: English Curriculum; Comparative Education; Curriculum Design; Instructional Policy; Curriculum Development