Ru’uliyanah Sabrianti
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Pendidikan Karakter Anak Melalui Pola Pengasuhan di Era Digital Ru’uliyanah Sabrianti; Nur Hidayat
Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 3 No. 3 (2026): Pendidikan Agama Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71242/f2sxa306

Abstract

The digital era has brought significant changes to family life, particularly in the interaction patterns between parents and children. Advances in information technology, the internet, and the use of various digital devices have transformed the way children learn, communicate, and obtain information. In this context, character education is no longer solely the responsibility of formal educational institutions but also relies heavily on parents' ability to manage and direct the use of technology within the family environment. This change demands a transformation in parenting styles that adapt to current developments without neglecting the moral and character values ​​that underpin the development of a child's personality. A literature review of various scientific journals, books, and relevant research findings suggests that parenting styles in the digital era require a more adaptive and responsive approach to technological developments. One widely recommended strategy is the implementation of digital parenting, a parenting style that integrates supervision, guidance, and education in the use of digital media. Furthermore, effective, open, and empathy-based communication is crucial in building harmonious relationships between parents and children. Synergistic collaboration between families, schools, and the community also plays a crucial role in supporting the ongoing character education process. Abstrak Era digital telah membawa perubahan yang sangat signifikan dalam kehidupan keluarga, terutama dalam pola interaksi antara orang tua dan anak. Kemajuan teknologi informasi, internet, serta penggunaan berbagai perangkat digital telah mengubah cara anak belajar, berkomunikasi, dan memperoleh informasi. Dalam kondisi tersebut, pendidikan karakter tidak lagi hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan formal, tetapi juga sangat bergantung pada kemampuan orang tua dalam mengelola dan mengarahkan penggunaan teknologi di lingkungan keluarga. Perubahan ini menuntut adanya transformasi pola asuh yang mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman tanpa mengabaikan nilai-nilai moral dan karakter yang menjadi fondasi pembentukan kepribadian anak. Berdasarkan kajian literatur dari berbagai jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian yang relevan, ditemukan bahwa pola asuh orang tua di era digital memerlukan pendekatan yang lebih adaptif dan responsif terhadap perkembangan teknologi. Salah satu strategi yang banyak direkomendasikan adalah penerapan digital parenting, yaitu pola pengasuhan yang mengintegrasikan pengawasan, pendampingan, dan edukasi dalam penggunaan media digital. Selain itu, komunikasi yang efektif, terbuka, dan berbasis empati menjadi faktor penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara orang tua dan anak. Kolaborasi yang sinergis antara keluarga, sekolah, dan masyarakat juga berperan penting dalam mendukung proses pendidikan karakter secara berkelanjutan.