Rakhmat Triantoro
Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

CERMIN ALGORITMIK: TINJAUAN SISTEMATIS ATAS TRANSFORMASI UX/UI YANG DIGERAKKAN AI DI INDONESIA Restiadi Bayu Taruno; Anis Susila Abadi; Rakhmat Triantoro; Muhammad Islakhudin Tsani
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 9 No. 3 (2026): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/9176vb19

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan telah mengubah ranah UX/UI secara fundamental; ini bukan sekadar lompatan teknologi, melainkan pergeseran paradigma dalam cara merancang, mengevaluasi, dan mengalami produk digital. Kajian sistematis ini memotret transformasi UX/UI yang digerakkan AI dalam ekosistem digital Indonesia. Berdasarkan sintesis lebih dari 15 studi mutakhir, prosiding konferensi, dan studi kasus yang terbit antara 2020 hingga 2026, tulisan ini berargumen bahwa Indonesia menghadirkan laboratorium unik bagi interaksi manusia-AI dalam desain. Kondisi ini ditandai oleh adopsi teknologi yang sangat cepat, konteks budaya yang khas, serta kesenjangan infrastruktur yang signifikan. Hasil kajian menunjukkan AI mentransformasi lanskap UX/UI melalui tiga dimensi inti: personalisasi prediktif berbasis AI yang mengantisipasi motivasi pengguna, strategi evaluasi kolaboratif yang memperkaya penilaian manusia, dan dialog kolaboratif aktif yang dimediasi AI. Namun, tinjauan ini juga menyoroti ketegangan kunci—efisiensi versus empati, otomatisasi versus otonomi manusia, serta paradigma desain global versus perilaku pengguna lokal—yang menuntut perspektif kontekstual dalam desain AI yang berpusat pada manusia. Kajian ini merumuskan agenda riset menuju 'desain afordansi relasional' yang memosisikan AI sebagai pengarang makna bersama, bukan sekadar alat optimisasi.