Nurzahra Fathiyanabila Wicaksono
universitas muhammadiyah muara bungo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembentukan Soft Skills Mahasiswa Pendidikan Vokasional Seni Kuliner melalui Praktik Industri di Dapur Profesional Nurzahra Fathiyanabila Wicaksono; Fitria Retno Indarsih; Ririn Anjelli
Master Qualitative Research in Education Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/qualivium.v21.367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses pembentukan soft skills mahasiswa Pendidikan Vokasional Seni Kuliner selama menjalani praktik industri di dapur profesional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi untuk menggali pengalaman mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan nonteknis yang dibutuhkan di dunia kerja. Informan penelitian terdiri atas mahasiswa yang telah menyelesaikan praktik industri dan chef pembimbing dari beberapa industri kuliner. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik industri berperan penting dalam pembentukan soft skills mahasiswa, terutama pada aspek komunikasi, kerja sama tim, disiplin, tanggung jawab, kemampuan adaptasi, dan pemecahan masalah. Pembentukan soft skills terjadi melalui keterlibatan mahasiswa dalam aktivitas kerja nyata, interaksi dengan lingkungan kerja profesional, serta pengalaman menghadapi berbagai tantangan operasional di dapur. Selain itu, lingkungan kerja dan chef pembimbing memiliki peran yang signifikan dalam mendukung perkembangan soft skills melalui pemberian arahan, bimbingan, evaluasi, serta keteladanan dalam bekerja. Penelitian ini menunjukkan bahwa praktik industri tidak hanya berfungsi sebagai sarana penguatan kompetensi teknis, tetapi juga sebagai wahana pembentukan karakter profesional dan kesiapan kerja mahasiswa Pendidikan Vokasional Seni Kuliner sesuai dengan kebutuhan industri kuliner dan hospitality.
Implementasi Teaching Factory pada Pendidikan Vokasional Seni Kuliner: Kajian Literatur Fitria Retno Indarsih; Nurzahra Fathiyanabila Wicaksono; Vanesa Remania
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teaching Factory merupakan pendekatan pembelajaran berbasis industri yang bertujuan menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan vokasional dan kebutuhan dunia kerja. Dalam pendidikan vokasional seni kuliner, penerapan Teaching Factory menjadi penting untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran yang kontekstual dan menyerupai lingkungan industri nyata. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep, model implementasi, manfaat, serta tantangan Teaching Factory pada pendidikan vokasional seni kuliner melalui kajian literatur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka terhadap buku, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Teaching Factory mampu meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa, memperkuat keterampilan teknis dan soft skills, serta mendorong pembelajaran yang lebih autentik. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan fasilitas praktik, kesiapan kurikulum, kompetensi pengajar, serta kolaborasi dengan dunia industri. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi konseptual bagi pengembangan pembelajaran berbasis Teaching Factory pada pendidikan vokasional seni kuliner.