Teaching Factory merupakan pendekatan pembelajaran berbasis industri yang bertujuan menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan vokasional dan kebutuhan dunia kerja. Dalam pendidikan vokasional seni kuliner, penerapan Teaching Factory menjadi penting untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran yang kontekstual dan menyerupai lingkungan industri nyata. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep, model implementasi, manfaat, serta tantangan Teaching Factory pada pendidikan vokasional seni kuliner melalui kajian literatur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi pustaka terhadap buku, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Teaching Factory mampu meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa, memperkuat keterampilan teknis dan soft skills, serta mendorong pembelajaran yang lebih autentik. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan fasilitas praktik, kesiapan kurikulum, kompetensi pengajar, serta kolaborasi dengan dunia industri. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi konseptual bagi pengembangan pembelajaran berbasis Teaching Factory pada pendidikan vokasional seni kuliner.
Copyrights © 2026