Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Peningkatan Nilai Jual Pupuk Organik Cair (POC) melalui Pendampingan Labeling dan Pengemasan Produk di Desa Totoharjo Lampung Selatan: Pengabdian Nuraini Rahmad; Dhisti Khairunnisa Fahlin; Lenggo Geni Katlin Jambak; Aevita Ainun Niha; Tyasto Prima Ahmadi; Muhammad Zacky Revaldo
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.6955

Abstract

Pelabelan dan pengemasan merupakan aspek penting dalam meningkatkan nilai tambah, daya saing, dan pemasaran produk POC. Namun, pengetahuan dan keterampilan kelompok tani terkait desain label dan teknik pengemasan masih terbatas. Kegiatan PkM ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan Kelompok Tani Desa Totoharjo dalam pelabelan dan pengemasan POC guna meningkatkan nilai jual produk. Metode yang digunakan meliputi perencanaan, penyuluhan, pelatihan desain label dan pengemasan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 27 peserta dengan metode ceramah, diskusi, praktik, dan pendampingan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terkait fungsi kemasan hingga 96%, informasi pada label mencapai 89%, kemampuan membuat desain label sebesar 74%, dan kemampuan memilih kemasan yang sesuai mencapai 100%. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga memperkuat wawasan kewirausahaan melalui branding produk. Dengan demikian, pelatihan terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas kelompok tani dan mendukung pengembangan usaha POC berbasis limbah organik.
PENGARUH KONSENTRASI KITOSAN TERHADAP STABILITAS KIMIA MINUMAN SARI TEBU SELAMA PENYIMPANAN Novia Susanti; PUTRI AYU IRA DISTRIANI; Dhisti Khairunnisa Fahlin
Teknologi Hasil Pertanian Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Teknologi Hasil Pertanian
Publisher : Jurnal Besemah Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/f1wfr052

Abstract

Minuman sari tebu (Saccharum officinarum L) mudah mengalami kerusakan kimia akibat proses fermentasi oleh khamir yang merombak sukrosa menjadi asam-asam organik. Penambahan kitosan sebagai pengawet alami diharapkan dapat meredam reaksi fermentasi dan mempertahankan mutu kimia sari tebu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh konsentrasi larutan kitosan terhadap stabilitas kimia minuman sari tebu berdasarkan parameter pH, total asam, dan kadar gula selama penyimpanan 40 jam pada suhu ruang. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial dengan 4 perlakuan konsentrasi kitosan (0%, 0,5%, 1%, dan 1,5%) dan 3 kali ulangan. Pengamatan dilakukan pada jam ke-0, 8, 16, 24, 32, dan 40. Data dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA pada taraf 5% dan uji lanjut DMRT. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan kitosan berpengaruh nyata (p < 0.05) terhadap pH, total asam, dan kadar gula minuman sari tebu. Konsentrasi kitosan yang lebih tinggi menghasilkan nilai pH awal yang lebih rendah dan total asam yang lebih tinggi akibat penggunaan pelarut asam sitrat 10%. Namun, selama penyimpanan, penambahan kitosan terbukti mampu menekan laju penurunan pH serta menahan lonjakan total asam jika dibandingkan dengan kontrol. Selain itu, kadar gula pada perlakuan kitosan terbukti lebih stabil dan lebih tinggi dibandingkan kontrol karena kitosan mampu menghambat aktivitas mikroba pemecah karbohidrat. Secara keseluruhan, penambahan kitosan mampu mempertahankan stabilitas kimia dan menghambat kerusakan fermentatif pada minuman sari tebu selama masa penyimpanan.
PENGARUH KONSENTRASI KITOSAN TERHADAP STABILITAS KIMIA MINUMAN SARI TEBU SELAMA PENYIMPANAN Novia Susanti; PUTRI AYU IRA DISTRIANI; Dhisti Khairunnisa Fahlin
Teknologi Hasil Pertanian Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Teknologi Hasil Pertanian
Publisher : Jurnal Besemah Teknologi Hasil Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36050/f1wfr052

Abstract

Minuman sari tebu (Saccharum officinarum L) mudah mengalami kerusakan kimia akibat proses fermentasi oleh khamir yang merombak sukrosa menjadi asam-asam organik. Penambahan kitosan sebagai pengawet alami diharapkan dapat meredam reaksi fermentasi dan mempertahankan mutu kimia sari tebu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh konsentrasi larutan kitosan terhadap stabilitas kimia minuman sari tebu berdasarkan parameter pH, total asam, dan kadar gula selama penyimpanan 40 jam pada suhu ruang. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) non-faktorial dengan 4 perlakuan konsentrasi kitosan (0%, 0,5%, 1%, dan 1,5%) dan 3 kali ulangan. Pengamatan dilakukan pada jam ke-0, 8, 16, 24, 32, dan 40. Data dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA pada taraf 5% dan uji lanjut DMRT. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan kitosan berpengaruh nyata (p < 0.05) terhadap pH, total asam, dan kadar gula minuman sari tebu. Konsentrasi kitosan yang lebih tinggi menghasilkan nilai pH awal yang lebih rendah dan total asam yang lebih tinggi akibat penggunaan pelarut asam sitrat 10%. Namun, selama penyimpanan, penambahan kitosan terbukti mampu menekan laju penurunan pH serta menahan lonjakan total asam jika dibandingkan dengan kontrol. Selain itu, kadar gula pada perlakuan kitosan terbukti lebih stabil dan lebih tinggi dibandingkan kontrol karena kitosan mampu menghambat aktivitas mikroba pemecah karbohidrat. Secara keseluruhan, penambahan kitosan mampu mempertahankan stabilitas kimia dan menghambat kerusakan fermentatif pada minuman sari tebu selama masa penyimpanan.