Anisa Khanza Rahmah
Faculty of Information Technology, Universitas Stikubank, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kepuasan Masyarakat terhadap Pendaftaran Online di Puskesmas Piyungan Ivan Gavinov; Anisa Khanza Rahmah; Fuadi Afif
Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Mahasiswa Ilmu Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/jumkes.v4i2.3817

Abstract

Digitalisasi pelayanan kesehatan menjadi salah satu strategi dalam meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas layanan publik. Namun, keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh keberadaan teknologi, tetapi juga oleh kualitas pengalaman pengguna dalam memanfaatkan layanan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara lima dimensi kualitas layanan digital, yaitu Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy, dengan tingkat kepuasan masyarakat terhadap sistem pendaftaran online di Puskesmas Piyungan, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 100 responden pengguna layanan pendaftaran online yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner berbasis dimensi SERVQUAL yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi kualitas layanan digital memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan masyarakat (p < 0,05). Dimensi Empathy dan Reliability menunjukkan hubungan paling kuat dibandingkan dimensi lainnya. Temuan ini menunjukkan bahwa kepuasan pengguna layanan digital tidak hanya dipengaruhi oleh keandalan sistem, tetapi juga oleh kemampuan penyedia layanan dalam menghadirkan dukungan dan komunikasi yang responsif kepada pengguna. Penelitian ini memperkuat penerapan konsep Digital Service Quality dan Technology Acceptance Model dalam konteks pelayanan kesehatan digital serta memberikan implikasi praktis bagi peningkatan literasi digital masyarakat dan penguatan kapasitas komunikasi digital petugas kesehatan.