Pengenalan nilai-nilai agama sejak usia dini memainkan peran penting dalam membentuk karakter anak. Observasi awal menunjukkan bahwa banyak anak usia 4-5 tahun di KB Nurul Ibadah belum secara konsisten mempraktikkan perilaku keagamaan dasar, seperti berdoa sebelum beraktivitas, menyapa orang lain, mengungkapkan rasa syukur, dan menunjukkan sopan santun. Kondisi ini menyoroti kebutuhan akan kegiatan pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana kegiatan tepuk tangan dan lagu dapat mendukung perkembangan nilai-nilai agama di kalangan anak usia 4-5 tahun. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Aksi Kelas. Partisipan terdiri dari 12 anak yang terdaftar di KB Nurul Ibadah di Desa Antasan Senor Ilir. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi serta dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengintegrasian kegiatan tepuk tangan dan lagu ke dalam pembelajaran di kelas memberikan kontribusi pada peningkatan yang nyata dalam nilai-nilai agama anak. Sebelum intervensi, sebagian besar partisipan diklasifikasikan sebagai Belum Berkembang, sedangkan pada akhir siklus kedua, mayoritas telah mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan dan Sangat Berkembang. Selain itu, anak-anak menjadi lebih antusias, aktif terlibat dalam pembelajaran, lebih percaya diri, dan secara bertahap terbiasa mempraktikkan nilai-nilai agama dalam rutinitas sehari-hari mereka. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan tepuk tangan dan nyanyian memberikan strategi yang efektif dan menyenangkan untuk menumbuhkan nilai-nilai agama pada masa kanak-kanak.