Muyun Nengse
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Proses Experiential Learning dalam Pendidikan Informal Perempuan Neayan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga di Desa Labuhan Kabupaten Lamongan Muyun Nengse; Wiwin Yulianingsih
J+PLUS UNESA Vol. 15 No. 1 (2026): J+PLUS, Juni 2026
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perempuan nelayan memiliki peran penting dalam mendukung penguatan ekonomi keluarga melalui aktivitas pengolahan hasil perikanan, salah satunya sebagai buruh penjemur ikan. Aktivitas tersebut tidak hanya menjadi sumber pendapatan, tetapi juga menjadi ruang berlangsungnya pembelajaran berbasis pengalaman dalam pendidikan informal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses experiential learning dalam pendidikan informal bagi perempuan nelayan serta menganalisis kontribusinya terhadap penguatan ekonomi keluarga di Desa Labuhan, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan penelitian terdiri atas perempuan nelayan yang bekerja sebagai buruh penjemur ikan dan pemilik usaha penjemuran ikan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses experiential learning berlangsung melalui pengalaman langsung, refleksi, pembentukan pemahaman, dan penerapan pengetahuan dalam aktivitas kerja sehari-hari. Proses tersebut membentuk pengetahuan, keterampilan, kemampuan beradaptasi, dan kemandirian perempuan nelayan. Selain itu, experiential learning berkontribusi terhadap penguatan ekonomi keluarga melalui peningkatan keterampilan, pendapatan, pemenuhan kebutuhan rumah tangga, dukungan terhadap pendidikan anak, serta penguatan peran ekonomi perempuan. Dengan demikian, lingkungan kerja penjemuran ikan menjadi ruang pendidikan informal yang mendukung penguatan ekonomi keluarga.