Pemberdayaan anak yatim melalui pendidikan nonformal merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memberikan pendampingan mengenai literasi dan kreativitas kewirausahaan sehingga peserta memiliki pengetahuan, keterampilan, dan motivasi dalam membangun jiwa wirausaha. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada Rumah Yatim yang berlamat di Gang Bersama, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara dengan jumlah peserta 10 orang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan pre-test, penyampaian materi, diskusi interaktif, praktik pembuatan logo usaha, permainan edukatif, post-test, serta pemberian bantuan sosial berupa pemberian santunan kepada seluruh peserta. Evaluasi dilakukan melalui observasi langsung terhadap keterlibatan peserta, hasil praktik, serta kemampuan peserta dalam menjawab pertanyaan setelah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep dasar kewirausahaan, karakter wirausaha, pentingnya literasi keuangan, cara menemukan peluang usaha, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana pemasaran. Selain itu, peserta mampu menghasilkan ide kreatif berupa logo usaha sederhana sebagai bentuk implementasi materi yang telah diberikan. Kegiatan ini juga meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, serta antusiasme peserta dalam mengikuti proses pembelajaran. Program pendampingan memberikan dampak positif terhadap pengembangan kemampuan berpikir kreatif dan penumbuhan jiwa kewirausahaan pada anak yatim sehingga dapat menjadi salah satu model pemberdayaan masyarakat yang layak dikembangkan secara berkelanjutan.