Saida Munawaroh
Universitas Al-Qolam Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tadrij Ibn Khaldun dan Al-Sa'adah Al-Farabi: Landasan Pembelajaran Adaptif Berbasis Kecerdasan Buatan dalam PAI Sita Acetylena; Saida Munawaroh
An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies Vol. 1 No. 4 (2026): September 2026
Publisher : An-Nahdloh: Journal of Education and Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artificial intelligence is entering Islamic Religious Education (PAI) classrooms, yet AI-based personalization risks collapsing into pure cognitive optimization without explicit philosophical grounding, while existing Islamic education literature responding to the AI era generally stops at general value statements without descending to technical specification or testing against established Western pedagogical theory. This study aims to formulate an integrative philosophical framework from Ibn Khaldun's principle of tadrij and Al-Farabi's thought on ta'dib, ta'lim, and al-sa'adah, map that framework onto the technical components of an AI-based adaptive learning system, and test it against Bloom's mastery learning, Vygotsky's zone of proximal development, and Aristotelian eudaimonia as comparative theories. The study applies a qualitative library research design, analyzing primary texts from the Muqaddimah and Al-Farabi's treatises alongside secondary and tertiary sources on AI-based adaptive learning, AI ethics in education, and Western pedagogical theory. Of the corpus reviewed, thirty-three sources were selected for primary analysis. Content analysis produces a three-stage conceptual mapping, from general introduction to consolidating repetition, corresponding to diagnostic assessment, dynamic sequencing, and mastery-check loops in AI systems, while showing that al-sa'adah fills a character-based normative criterion absent from both AI adaptive learning literature and its secular eudaimonic counterpart. The study concludes that the staging principle in classical Islamic education has a structural counterpart in modern AI architecture but offers a philosophically deeper success criterion than its Western counterpart, a contribution that opens space for character-oriented rather than merely performance-oriented PAI adaptive learning design.   Keywords: Adaptive Learning, Al-Sa'adah, Artificial Intelligence, Islamic Religious Education, Tadrij
Pendampingan Berbasis Keteladanan Internalisasi Akhlakul Karimah Santri di Pondok Pesantren Darul Huda Saida Munawaroh; Muhammad Husni
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v3i1.211

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam menghadapi tantangan dalam menginternalisasi nilai akhlakul karimah di tengah arus globalisasi yang membawa perubahan nilai sosial. PPAI Darul Huda dengan 185 santri dan rasio pendamping 1:7,7 memerlukan optimalisasi metode pendampingan agar internalisasi nilai akhlak berjalan efektif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan peran kyai dan ustadz sebagai teladan melalui program pendampingan terstruktur yang dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research dengan mengintegrasikan lima metode: keteladanan langsung, pembiasaan terstruktur, nasihat kontekstual, pendampingan personal, dan refleksi diri. Pengukuran dilakukan menggunakan instrumen kuantitatif (lembar observasi perilaku dan kuesioner persepsi) dan kualitatif (wawancara, FGD, jurnal refleksi) terhadap 30 santri sampel. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor perilaku akhlak sebesar 42,8% dengan 90% santri mencapai kategori Baik atau Sangat Baik, penurunan pelanggaran disiplin 67%, serta terbentuknya budaya saling mengingatkan dan sistem pendampingan yang berkelanjutan. Program ini menghasilkan panduan pendampingan akhlak yang dapat direplikasi dan membuktikan bahwa keteladanan yang konsisten dikombinasikan dengan pendampingan terstruktur efektif menginternalisasi nilai akhlakul karimah, memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan pendidikan karakter berbasis nilai Islam di pesantren.