Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Work Life Balance Sebagai Prediktor Job Hopping Motives pada Pekerja Generasi Milenial: Penelitian Ainunia Woh Donyo; Aisyah Ratnaningtyas
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7336

Abstract

Job hopping motives merupakan kecenderungan individu untuk berpindah pekerjaan dalam waktu relatif singkat atas dorongan atau keinginan pribadi. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi kecenderungan tersebut adalah work life balance. Bagi pekerja generasi milenial, keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi menjadi aspek penting karena dapat berperan dalam keputusan individu untuk bertahan atau berpindah dari suatu pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work life balance terhadap job hopping motives pada pekerja generasi milenial di DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Responden penelitian berjumlah 97 pekerja generasi milenial berusia 20–42 tahun yang telah berpindah pekerjaan lebih dari satu kali dalam kurun waktu kurang dari dua tahun. Instrumen work life balance terdiri atas 19 item dengan nilai reliabilitas α = 0,980, sedangkan instrumen job hopping motives terdiri atas 10 item dengan nilai reliabilitas α = 0,964. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (<0,05) dengan persamaan regresi Y = 43,988 + (-0,326)X. Work life balance terbukti berpengaruh negatif terhadap job hopping motives dengan kontribusi sebesar 52,2% (R² = 0,522). Artinya, semakin tinggi work life balance yang dirasakan pekerja, semakin rendah kecenderungan job hopping motives. Selain itu, mayoritas responden, yaitu 53%, berada pada kategori job hopping motives tinggi.