Nur Ikhlas Syuhada
Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Kualitas Perairan Waduk PLTA Koto Panjang berdasarkan Parameter Fisika-Kimia Ronal Kurniawan; Nur Ikhlas Syuhada; Irwan Effendi; Windarti Windarti; Rizki Lestari; Nadila Yusmi Putri
South East Asian Water Resources Management Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/seawarm.3.1.32-37

Abstract

Waduk PLTA Koto Panjang merupakan infrastruktur nasional yang memiliki fungsi multidimensional sebagai pembangkit listrik, area perikanan, dan kawasan pariwisata di Provinsi Riau. Tekanan hidrologis yang meningkat akibat intensitas curah hujan tinggi, degradasi tutupan hutan di wilayah hulu Daerah Aliran Sungai Kampar, dan perubahan iklim berpotensi mengubah karakteristik fisika-kimia perairan waduk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air Waduk PLTA Koto Panjang berdasarkan parameter suhu, pH, dan oksigen terlarut, serta mengevaluasi status kualitas perairan berdasarkan baku mutu air nasional. Penelitian dilakukan pada bulan September-Oktober 2024 menggunakan metode survei dengan pengukuran in situ setiap 10 hari sekali selama 60 hari. Hasil penelitian menunjukkan suhu air berkisar 28-31°C, nilai pH 6-7, dan konsentrasi DO 6,1-7,4 mg/L. Ketiga parameter tersebut masih memenuhi baku mutu air kelas II untuk air danau dan sejenisnya. Simpulan, kualitas air Waduk PLTA Koto Panjang masih dalam kondisi baik dan memenuhi standar baku mutu nasional untuk mendukung fungsi ekologis dan ekonomisnya. Hasil kajian ini dapat menjadi baseline data untuk pemantauan kualitas air jangka panjang serta dasar ilmiah dalam penyusunan strategi pengelolaan waduk yang berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan lingkungan
Potensi Daun Kenikir (Cosmos caudatus Kunth) Sebagai Imunostimulan pada Akuakultur: Kajian Literatur Nur Ikhlas Syuhada; Ronal Kurniawan; Okta Rizal Karsih
Agriculture and Biological Technology Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : Science, Technology, and Education Care

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61761/agiotech.3.1.21-27

Abstract

Intensifikasi akuakultur sering kali diikuti dengan peningkatan stres dan kerentanan organisme budidaya terhadap penyakit, sehingga penggunaan antibiotik sintetis menjadi praktik umum. Namun, penggunaan secara berlebihan menimbulkan berbagai permasalahan, seperti resistensi bakteri, residu pada produk perikanan, dan dampak negatif terhadap lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif pengendalian penyakit yang lebih aman dan berkelanjutan, salah satunya melalui pemanfaatan fitofarmaka. Daun kenikir (Cosmos caudatus Kunth) merupakan tanaman yang diketahui mengandung berbagai senyawa bioaktif, seperti flavonoid, fenolik, saponin, tanin, dan alkaloid, yang berpotensi sebagai imunostimulan alami. Kajian ini bertujuan untuk menelaah potensi daun kenikir sebagai imunostimulan dalam akuakultur berdasarkan studi-studi terdahulu. Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis hasil penelitian terkait kandungan fitokimia, aktivitas biologis, mekanisme kerja, serta aplikasi daun kenikir pada organisme akuakultur. Hasil kajian menunjukkan bahwa senyawa bioaktif daun kenikir memiliki aktivitas antioksidan, antibakteri, dan imunomodulator yang mampu meningkatkan respons imun nonspesifik, ketahanan terhadap penyakit, pertumbuhan, serta sintasan ikan dan udang budidaya. Dengan demikian, daun kenikir berpotensi dikembangkan sebagai alternatif fitofarmaka yang aman, efektif, dan ramah lingkungan untuk mendukung sistem akuakultur berkelanjutan, meskipun masih diperlukan penelitian lanjutan terkait dosis optimal, metode aplikasi, dan keamanan jangka panjang