This Author published in this journals
All Journal Konservasi Hayati
Rifka Farhani
Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Jalan Syech Nawawi Al Bantani Kampung Andamu'i, Kelurahan Sukawana, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten, 42171

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Morfologi dan Molekuler Mangifera sp. VII.E.180 Koleksi Kebun Raya Bogor Menggunakan Penanda Internal Transcribed Spacer (ITS) nrDNA Rifka Farhani; Eri Sulistiati; Muhammad Rifqi Hariri
Konservasi Hayati Vol 22 No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/hayati.v22i1.45667

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi status taksonomi spesimen Mangifera sp. VII.E.180 asal Sulawesi koleksi Kebun Raya Bogor menggunakan pendekatan morfologi dan molekuler berbasis penanda Internal Transcribed Spacer (ITS) nrDNA. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya validasi taksonomi sampel koleksi ex situ yang mengalami hambatan identifikasi akibat kegagalan pembungaan jangka panjang. Metode molekuler menggunakan ekstraksi CTAB termodifikasi, PCR primer universal 17SE/26SE, sekuensing, dan BLASTn. Konstruksi filogenetik dilakukan terhadap 1 spesimen target, 13 sekuen Mangifera (ingroup), dan Anacardium occidentale (outgroup) menggunakan MEGA 11 dengan metode Neighbor-Joining (NJ) dan Maximum Likelihood (ML) berbasis bootstrap 1000  ulangan. Hasil BLASTn menunjukkan kemiripan tertinggi dengan M. foetida sebesar 97,56% (di bawah ambang batas spesies ≥ 98%). Analisis NJ/ML menempatkan spesimen pada klad M. foetida dan M. laurina dengan nilai bootstrap lemah (48). Namun, morfologi vegetatifnya menunjukkan kesesuaian kuat dengan deskripsi Mangifera sulavesiana. Spesimen VII.E.180 disimpulkan memiliki afinitas erat dan diduga kuat merupakan M. sulavesiana. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan melakukan konfirmasi lanjutan spesifik menggunakan pendekatan multi-marker (seperti rbcL atau trnL-F) atau data genomik luas guna mengatasi keterbatasan resolusi marka ITS.