Penelitian ini mengkaji pengelolaan program Alfamart Class sebagai Teaching Factory di SMK Negeri 1 Gowa, yang mencakup proses kemitraan, pelaksanaan, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses kemitraan, pelaksanaan, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan program Alfamart Class sebagai Teaching Factory di SMK Negeri 1 Gowa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, wakil kepala sekolah bidang SDM sekaligus pembina Business Center, serta ketua jurusan pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1. Proses kemitraan berawal dari inisiatif sekolah melalui jurusan pemasaran, yang kemudian diformalisasi melalui penandatanganan MoU antara Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan dan PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk. 2. Dalam pelaksanaannya, program dilakukan bertahap mulai dari seleksi peserta oleh pihak Alfamart, pembelajaran teori dan praktik di Business Center, hingga Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Alfamart. Kegiatan pembelajaran dirancang dengan proporsi 30% teori dan 70% praktik, melibatkan guru tamu dari Alfamart, serta pelatihan Training of Teacher (ToT). Evaluasi dilakukan secara berkala melalui monitoring bersama pihak AlfamartĀ 3. Keberhasilan program didukung oleh kesiapan sarana sekolah, komitmen kedua belah pihak, dan antusiasme siswa, meskipun masih ada kendala seperti keterbatasan fasilitas praktik, penyesuaian jadwal kegiatan antara sekolah dan Alfamart, serta keterbatasan kuota peserta.