Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Transformasi Digital Teaching Guru melalui Pelatihan Artificial Intelligence dalam Pengembangan Media Pembelajaran Hasan Hasan; Sri Hastuti; Ahlun Ansar; Sitti Habibah; Muh Rizah Putrawan
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Volume 05 Nomor 02 (Mei-Juli 2026)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/frttee24

Abstract

Transformasi digital pendidikan menuntut guru untuk memiliki kompetensi digital teaching yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya dalam pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) pada proses pembelajaran. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa sebagian besar guru masih memiliki keterbatasan dalam penggunaan teknologi AI untuk pengembangan media pembelajaran digital. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital teaching guru melalui pelatihan Artificial Intelligence dalam pengembangan media pembelajaran. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Learning System (PALS) melalui tahapan sosialisasi dan analisis kebutuhan, pelatihan dan pendampingan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 20 guru sekolah menengah sebagai peserta utama. Hasil observasi awal dan pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar peserta belum memahami penggunaan platform AI seperti ChatGPT, Canva AI, dan Gamma AI dalam pembelajaran. Setelah pelaksanaan pelatihan, terjadi peningkatan signifikan pada kompetensi peserta, di antaranya pemahaman AI dalam pendidikan meningkat dari 30% menjadi 90%, kemampuan penggunaan ChatGPT meningkat dari 20% menjadi 88%, pengembangan media melalui Canva AI meningkat dari 25% menjadi 90%, serta kemampuan penyusunan presentasi melalui Gamma AI meningkat dari 15% menjadi 85%. Selain itu, peserta berhasil menghasilkan berbagai produk media pembelajaran digital berupa modul ajar, presentasi interaktif, poster edukasi, infografis pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran berbasis AI. Pelatihan ini juga meningkatkan kreativitas, efisiensi kerja, dan kepercayaan diri guru dalam melaksanakan pembelajaran digital. Dengan demikian, pelatihan Artificial Intelligence terbukti efektif dalam mendukung transformasi digital teaching guru dan penguatan kompetensi profesional guru di era pendidikan modern.
Penguatan Kepemimpinan Pembelajaran Guru melalui Penerapan Deep Learning di Kabupaten Bone Ahlun Ansar; Sitti Habibah; Ahmad Restani Syukron Thayyib; Sri Hastuti; Andi Ratu Ayuashari Anwar
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2026): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Univeristas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v5i3.86649

Abstract

Abstrak. Kepemimpinan pembelajaran guru merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Namun, sebagian guru masih menghadapi keterbatasan dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang mampu mendorong pemahaman konsep secara mendalam serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kepemimpinan pembelajaran guru melalui penerapan pendekatan pembelajaran mendalam di Kabupaten Bone. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan yang meliputi analisis kebutuhan, sosialisasi konsep pembelajaran mendalam, pelatihan penyusunan perencanaan pembelajaran, pendampingan implementasi pembelajaran di kelas, serta refleksi terhadap praktik pembelajaran yang telah dilaksanakan. Peserta kegiatan terdiri atas guru dari beberapa satuan pendidikan yang terlibat secara aktif dalam proses pelatihan dan pendampingan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif terhadap hasil observasi kegiatan, partisipasi peserta, serta hasil refleksi terhadap praktik pembelajaran yang diterapkan selama program berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru mengenai konsep kepemimpinan pembelajaran dan kemampuan guru dalam merancang serta melaksanakan pembelajaran yang menekankan keterlibatan aktif peserta didik, pemahaman konsep secara mendalam, serta pengembangan kemampuan berpikir kritis dan kolaboratif. Selain itu, kegiatan pendampingan mendorong guru untuk lebih reflektif dalam mengevaluasi praktik pembelajaran dan melakukan perbaikan secara berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas guru sebagai pemimpin pembelajaran yang mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih bermakna dan berpusat pada peserta didik di Kabupaten Bone. Kata Kunci: Kepemimpinan, pembelajaran mendalam, pengembangan kompetensi guru, pelatihan guru, pengabdian kepada masyarakat.
Peningkatan Kompetensi Literasi Visual Melalui Pelatihan Desain Grafis Berbasis Canva dengan Optimalisasi Smart TV di SMPN 3 Satap Tombolopao Gita Irawanda; Nuraisah Nuraisah; Andi Ratu Ayuashari Anwar; Andi Tenri Abeng; Sri Hastuti
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2026): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Univeristas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v5i3.86695

Abstract

Abstrak. Kesenjangan akses teknologi di wilayah pedalaman seringkali menghambat pengembangan kreativitas siswa dalam bidang desain grafis, sebagaimana yang terjadi di SMPN 3 Satap Tombolopao, Kabupaten Gowa. Lokasi geografis di dataran tinggi mengakibatkan keterbatasan fasilitas laboratorium komputer dan rendahnya literasi visual siswa.Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi desain grafis siswa dengan memanfaatkan platform cloud Canva dan optimalisasi Smart TV sebagai media instruksional kolaboratif. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Learning System (PALS) yang melibatkan 13 siswa melalui tahapan sosialisasi, pelatihan intensif (demonstrasi dan praktik), serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator kompetensi: pemahaman prinsip desain meningkat dari 25% menjadi 85%, dan keterampilan operasional Canva melonjak dari 5% menjadi 90%. Penggunaan Smart TV terbukti efektif memberikan ketajaman visual yang mendukung ketelitian desain dibandingkan proyektor konvensional. Kendala stabilitas internet di lokasi disiasati melalui fitur offline editing. Kesimpulannya, integrasi teknologi tepat guna berbasis aset sekolah mampu meningkatkan digital self-efficacy siswa di sekolah satu atap, sekaligus menjadi solusi praktis dalam menjembatani digital divide di wilayah rural.Kata Kunci: Desain Grafis, Canva, Smart TV, Literasi Digital, Tombolopao