This Author published in this journals
All Journal Kusa Lawa
Athia Putri Sariki Arasna
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KASUS SENGKETA ANALISIS KASUS SENGKETA LUKISAN SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II DENGAN TEORI SOSIOLOGI PIERRE BOURDIEU : Indoenesia Athia Putri Sariki Arasna
Kusa Lawa Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Kusa Lawa
Publisher : Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.kusalawa.2025.005.02.02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek sosial dan hukum dalam kasus sengketa hak cipta antara seniman Eden Arifin dan Bank Indonesia (BI) terkait penggunaan tanpa izin lukisan Sultan Mahmud Badaruddin II pada uang Kertas pecahan Rp 10.000. dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan teori Pierre Bourdieu tentang habitus, modal dan medan sosial. Penelitian ini menempatkan karya seni tidak hanya sebagai objek visual, melainkan sebagai hasil konstruksi sosial yang merepresentasikan nilai budaya, sejarah dan identitas senimannya. Data yang dikumpulkan melalui studi pustaka pada dokumen hukum, artikel media dan sumber akademik yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa pelanggaran HaKI dalam kasus ini bukan sekedar persoalan legal-formal, tetapi juga mencerminkan relasi kuasa antara institusi negara dan agen seni dalam medan simbolik. Negara, dengan legitimasi simbolik dan modal institusioanlnya telah mendominasi hak seniman atas karya budaya. Penelitian ini menyarankan pentingnya penguatan dalam perlindungan hukum dan kesadaran sosial terhadap posisi seniman sebagai produsen dari simbol budaya Indonesia.