Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang prevalensinya terus meningkat dan memerlukan upaya pencegahan serta pengendalian melalui perubahan pola hidup sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai diabetes melitus melalui workshop diet diabetes melitus berbasis edukasi, simulasi, dan pemaparan ramuan jamu di Desa Gedongan, Sukoharjo. Kegiatan dilaksanakan pada 37 ibu PKK RT 01 dengan metode penyuluhan, pemaparan video pembuatan ramuan jamu, diskusi tanya jawab, pemeriksaan gula darah, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, dan Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil uji validitas menunjukkan 8 dari 10 butir pertanyaan dinyatakan valid, sedangkan uji reliabilitas memperoleh nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,602 yang menunjukkan instrumen reliabel. Uji normalitas menunjukkan data tidak berdistribusi normal (p<0,05), sehingga analisis dilanjutkan dengan uji Wilcoxon. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 (p<0,05), yang menandakan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pemberian edukasi. Dengan demikian, workshop diet diabetes melitus berbasis edukasi, simulasi, dan pemaparan ramuan jamu terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan pengendalian diabetes melitus serta mendukung penerapan perilaku hidup sehat.