Anemia masih menjadi permasalahan kesehatan pada remaja putri yang berdampak pada konsentrasi belajar dan produktivitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai anemia serta memberikan keterampilan pencegahan melalui inovasi pangan fungsional berbasis bahan lokal. Program dilaksanakan pada 20 Januari 2026 di SMK Kesehatan Bhakti Insani Klaten dan diikuti oleh 54 siswa kelas X, terdiri dari 44 siswa perempuan dan 10 siswa laki-laki. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan melalui ceramah, sesi tanya jawab interaktif, pre-test dan post-test, serta workshop pembuatan permen jelly jambu biji sebagai alternatif camilan kaya vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 77,41 meningkat menjadi 86,67 pada post-test. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05), sehingga edukasi yang diberikan terbukti efektif meningkatkan pengetahuan peserta. Antusiasme siswa terlihat dari partisipasi aktif dalam sesi diskusi dan praktik pembuatan permen jelly. Dengan demikian, program edukasi dan workshop permen jelly jambu biji efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam upaya pencegahan anemia.
Copyrights © 2026