Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Parent Iron Guardian: Pemberdayaan Orang Tua sebagai Garda Terdepan Cegah Anemia pada Remaja Putri Anik Sulistiyanti; Meryn Sanda Fuandini; Reny Valentina Turnip
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 3 No. 1 (2026): Agustus
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v3i1.328

Abstract

Masalah perawatan kesehatan pada remaja yang dilakukan orang tua yang saat ini dihadapi adalah tentang keadaan gizi remaja yang tidak optimal dan mengalami anemia setiap bulan karena mendapatkan menstruasi kehilangan darah haid sampai 7 hari. Kekurangan sel darah merah menyebabkan banyak masalah diantaranya kurang produktif dalam beraktivitas dan akan masalah gizi dikemudian hari seperti melahirkan anak yang mengalami stunting, kecerdasan menurun, dll. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini meningkatkan kapasitas orang tua khususnya Ibu dalam mendukung pencegahan anemia melalui program Parent Iron Guardian dengan melibatkan 20 orang tua yang mempunyai remaja putri usia 12 sampai dengan 19 tahun Metode pengabdian menggunakan cara memberikan edukasi secara langsung dan interaktif dengan orang tua dengan isian materi anemia, pendampingan Konsumsi TTD dan  anjuran kepada orang tua untuk menyusun menu gizi yang baik untuk remaja dan pencegahan maupun penanganan yang tepat dalam kasus anemia, monitoring keluarga serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa berdasarkan hasil pre test didapatkan bahwa pengetahuan orang tua dari 61.48 menjadi meningkat 87.26, Kepatuhan konsumsi TTD remaja meningkat dari 54% menjadi 86%, Proporsi remaja mengonsumsi makanan kaya zat besi lebih dari 4 kali perminggu meningkat dari 40% menjadi 82%. Kesimpulan dari kegiatan ini para orang tua remaja dapat menerapkan apa yang telah disampaikan oleh pemateri dalam mencegah anemia sejak remaja sampai nanti saat remaja tersebut dapat melanjutkan kehidupan berkeluarga yang berkualitas dalam pencapaian gizi seimbang dan optimal.
Edukasi Hidup Sehat Tanpa Anemia dengan Pemberian Tablet FE Pada Remaja Generasi Z Anik Sulistiyanti; Firsttinar Alala Mahmuda; Nurfa Diah Pratiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3904

Abstract

Remaja putri sering menderita lemah, letih, lesu, dan lalai yang disebut dengan anemia.  Anemia merupakan masalah gizi yang mempunyai tingkat prevalensi yang tinggi dengan kondisi defisiensi sel darah merah dan jumlah kadar hemoglobin yang rendah dalam tubuh. Kegiatan pengabdian masyarakat ini difokuskan pada Generasi Z yaitu remaja pertengahan (madya) dan remaja akhir berusia 14-19 tahun dengan memberikan edukasi tentang pencegahan anemia. Metode pengabdian ini diberikan dengan cara memberikan penyuluhan dan informasi bagi remaja Generasi Z tentang bahaya anemia dan mengajarkan cara mencegah anemia maupun mengkonsumi makanan yang aman dan sehat bagi remaja. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini berjalan dengan baik dan lancar. Remaja sangat aktif bertanya dan bersedia untuk mengisi kuesioner online untuk meningkatkan pengetahuan tentang bahaya anemia dan pencegahan anemia. Berdasarkan hasil pre test didapatkan bahwa pengetahuan remaja putri tentang pencegahan anemia dengan kategori pengetahuan baik sejumlah 1 orang (5%), kategori cukup 7 orang (35%) dan kategori kurang 12 orang (60%), dan hasil post test kategori pengetahuan baik sejumlah 20 orang (100%). Kesimpulan dari kegiatan ini para remaja dapat menerapkan pencegahan anemia pada kehidupan sehari-hari dengan mengkonsumsi makanan yang aman, bergizi dan sehat untuk masa depan remaja generasi Z yang berkualitas.