Gusti Ayu Azzah Radhwa
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Lambung Mangkurat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Meningkatkan Keterampilan Beripikir Kritis, Kolaborasi, dan Pemecahan Masalah pada Muatan Matematika Menggunakan Model Pesat di Kelas IV SDN Kuin Cerucuk 4 Banjarmasin Gusti Ayu Azzah Radhwa; Ari Hidayat
Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI) Vol. 4 No. 2 (2026): Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia (PJPI)
Publisher : Penerbit dan Percetakan CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/pjpi.v4i2.1839

Abstract

Rendahnya keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah siswa berdampak pada rendahnya hasil belajar matematika. Kondisi tersebut disebabkan oleh pembelajaran yang masih berpusat pada guru, kurang memberikan kesempatan kepada siswa untuk berdiskusi dan memecahkan masalah secara aktif, serta belum menerapkan model pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru serta meningkatkan aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, pemecahan masalah, dan hasil belajar siswa melalui penerapan model PESAT yang mengintegrasikan Problem Based Learning, Student Teams Achievement Division, dan Make a Match. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam empat pertemuan dengan subjek 17 siswa kelas IV SDN Kuin Cerucuk 4 Banjarmasin pada semester genap tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru mencapai kriteria sangat baik pada seluruh pertemuan. Aktivitas siswa meningkat dari kriteria cukup aktif menjadi sangat aktif. Keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan pemecahan masalah juga mengalami peningkatan dari kriteria cukup terampil menjadi sangat terampil. Peningkatan tersebut berdampak pada meningkatnya ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal. Dengan demikian, model PESAT efektif meningkatkan aktivitas pembelajaran, keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, pemecahan masalah, dan hasil belajar matematika siswa.