Muhammad Rijali Rais
Institut Agama Islam Negeri Takengon, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDAMPINGAN MATEMATIKA OMI BERBASIS MODEL SOKM BAGI SISWA MADRASAH ALIYAH Leni Agustina Daulay; Bettri Yustinaningrum; Muhammad Rijali Rais
JPMA - Jurnal Pengabdian Masyarakat As-Salam Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat As-Salam (JPMA)
Publisher : Asosiasi Dosen Perguruan Tinggi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37249/jpma.v6i2.1688

Abstract

Olimpiade Matematika Madrasah Indonesia (OMI) menuntut penguasaan matematika tingkat lanjut yang jauh melampaui kurikulum reguler Madrasah Aliyah (MA). Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Aceh Tengah menghadapi ketiadaan tenaga ahli yang mampu membimbing siswa menghadapi OMI, sehingga meminta bantuan dosen Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon. Kegiatan pengabdian ini berupa pelatihan matematika olimpiade intensif selama enam hari penuh (08.00–16.00), dengan total 48 jam pembelajaran, yang diikuti oleh siswa terpilih dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dan Madrasah Aliyah Swasta (MAS) di Kabupaten Aceh Tengah berjumlah 15 siswa. Setiap hari menggabungkan penyampaian materi konseptual, pembahasan soal terbimbing, dan diskusi soal-soal OMI tahun-tahun sebelumnya, mencakup topik teori bilangan, kombinatorik, aljabar lanjut, geometri olimpiade, dan strategi pemecahan masalah. Penyampaian materi mengacu pada model Scaffolding Olimpiade Kontekstual Madrasah (SOKM) yang mengintegrasikan pendekatan scaffolding bertahap dengan kontekstualisasi berbasis kurikulum madrasah. Data dikumpulkan melalui catatan lapangan terstruktur yang diisi setiap hari dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Pelatihan berjalan dengan baik, dengan peserta aktif terlibat pada seluruh topik dan menunjukkan kepercayaan diri yang semakin meningkat dalam menghadapi soal non-rutin pada sesi-sesi akhir. Kegiatan ini mendemonstrasikan peran strategis PTKIN dalam mengisi kesenjangan tenaga pembina olimpiade matematika di lingkungan madrasah daerah.