Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Ibu Balita Stunting melalui Terapi Komplementer Pijat Bayi dan Edukasi MP-ASI Berbasis Daun Kelor di Wilayah Puskesmas Kota Gajah Kabupaten Lampung Tengah Septi Widiyanti; Sri Lestariningsih; Elisa Murti Puspitaningrum
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Agustus 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i4.1750

Abstract

Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berdampak terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kualitas sumber daya manusia di masa depan. Upaya pencegahan dan penanganan stunting memerlukan pendekatan yang komprehensif melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam pemberian stimulasi tumbuh kembang serta pemenuhan gizi anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita mengenai terapi komplementer pijat bayi dan pengolahan makanan pendamping ASI (MP-ASI) berbasis daun kelor sebagai upaya mendukung pemberdayaan ibu balita stunting. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Kota Gajah, Kabupaten Lampung Tengah, dengan melibatkan 30 ibu balita. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi teknik pijat bayi, demonstrasi pengolahan MP-ASI berbasis daun kelor, praktik langsung, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata pre-test dari 51,67 menjadi 85,00 pada post-test atau meningkat sebesar 33,33 poin (64,5%). Selain itu, peserta menunjukkan pemahaman dan mampu mempraktikkan selama sesi pendampingan sesuai prosedur serta memahami pemanfaatan daun kelor sebagai bahan lokal bergizi untuk MP-ASI. Tingginya partisipasi peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa metode edukasi berbasis demonstrasi dan praktik langsung efektif dalam meningkatkan kapasitas ibu dalam pencegahan dan penanganan stunting. Program ini diharapkan dapat diintegrasikan secara berkelanjutan ke dalam kegiatan Posyandu dan pelayanan kesehatan ibu dan anak di Puskesmas sebagai salah satu strategi percepatan penurunan stunting di tingkat masyarakat.
Edukasi Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil Melalui Penyuluhan Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan di Puskesmas Simbarwaringin Martini Martini; Elisa Murti Puspitaningrum
JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): JGEN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, April 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jgen.v4i2.1544

Abstract

Anemia pada ibu hamil tetap menjadi masalah kesehatan yang signifikan dan dapat memengaruhi kesehatan ibu dan janin. Anemia, terutama akibat kekurangan zat besi, dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan janin, berat badan lahir rendah, dan peningkatan risiko kematian perinatal. Oleh karena itu, upaya pencegahan diperlukan melalui pendidikan dan peningkatan kesadaran di kalangan ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pencegahan anemia guna mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak yang optimal. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendidikan kesehatan melalui ceramah, diskusi, dan sesi tanya jawab, didukung oleh media brosur dan poster. Target kegiatan ini adalah 15 ibu hamil di wilayah Puskesmas Simbarwaringin. Hasil menunjukkan bahwa peserta antusias mengikuti kegiatan dan terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil mengenai definisi, penyebab, dampak, dan pencegahan anemia. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 57,5 pada pre-test menjadi 83,5 pada post-test, dengan rata-rata kenaikan sebesar 26 poin.