Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model bimbingan kelompok reflektif–partisipatif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik di SMA PGRI 4 Denpasar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih rendahnya motivasi belajar peserta didik yang ditunjukkan melalui kurangnya partisipasi aktif, minat belajar, serta ketekunan dalam mengikuti proses pembelajaran. Selain itu, pelaksanaan layanan bimbingan kelompok di sekolah belum sepenuhnya mengoptimalkan keterlibatan aktif dan proses refleksi peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta penggunaan instrumen angket. Produk yang dikembangkan divalidasi dan diuji coba untuk mengetahui kelayakan serta efektivitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model bimbingan kelompok reflektif–partisipatif yang dikembangkan berada pada kategori layak, yang ditunjukkan oleh hasil respon siswa dengan persentase sebesar 70%. Selain itu, hasil uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar peserta didik yang ditunjukkan dari skor rata-rata 91,33 pada pretest menjadi 149,5 pada posttest, dengan peningkatan sebesar 58,17 poin. Hasil analisis N-Gain sebesar 0,620 atau 62,08% menunjukkan bahwa model berada pada kategori sedang, yang berarti cukup efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Dengan demikian, model bimbingan kelompok reflektif–partisipatif yang dikembangkan dinyatakan layak dan efektif, serta dapat digunakan sebagai alternatif layanan bimbingan dan konseling untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik.