This Author published in this journals
All Journal Educational Journal
Dwi Ayu Emelia
Universitas Negeri Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kemampuan Pemecahan Masalah Kolaboratif Siswa SMA Ditinjau dari Kemampuan Matematis Siswa Dwi Ayu Emelia; Ali Shodikin
Educational Journal Vol. 1 No. 4 (2026): MAY-JULY
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/n74ev886

Abstract

Penyelesaian masalah kolaboratif adalah suatu proses di mana siswa bekerja sama untuk memahami masalah, bertukar ide, mengembangkan strategi solusi, dan mengevaluasi solusi secara kolektif. Melalui proses ini, siswa membangun pemahaman matematika secara kolaboratif, sehingga mendukung pengembangan kemampuan pemecahan masalah matematika mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah kolaboratif siswa dengan kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah dalam menyelesaikan masalah matematika tentang barisan dan deret. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif. Partisipan penelitian terdiri dari enam siswa kelas sepuluh, yang dibagi menjadi tiga kelompok heterogen: kelompok kemampuan matematika tinggi-sedang, tinggi-rendah, dan sedang-rendah. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan matematika, tes pemecahan masalah kolaboratif, observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga kelompok tersebut menunjukkan empat tahapan pemecahan masalah kolaboratif, yaitu eksplorasi dan pemahaman, representasi dan formulasi, perencanaan dan pelaksanaan, serta pemantauan dan refleksi. Perbedaan kemampuan matematika memengaruhi sifat kontribusi masing-masing anggota selama proses kolaboratif. Siswa dengan kemampuan matematika tinggi dan sedang cenderung berperan lebih aktif dalam memimpin diskusi dan mengembangkan strategi penyelesaian, sedangkan siswa dengan kemampuan matematika rendah terutama berkontribusi dengan menanggapi ide, melaksanakan tugas yang diberikan, dan merefleksikan proses pemecahan masalah. Meskipun demikian, semua kelompok mampu menyelesaikan masalah secara kolaboratif melalui komunikasi, kerja sama, dan pembagian peran.