Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Senam Lansia dalam Upaya Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental Lansia di Puskesmas Perumnas Arga Makmur Zuraida Zuraida; Yunita Ery Susanty; Silvalia Rahma Pratiwi; Silvia Pratiwi; Lusi Agustina; Fretty Eliani; Ine Sintia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/1kjp8767

Abstract

Fase usia senja adalah periode rentan terhadap degradasi kapasitas fisik maupun stabilitas mental. Sebagai upaya preventif untuk memitigasi risiko tersebut, partisipasi dalam aktivitas senam lansia menjadi instrumen krusial dalam memelihara kesejahteraan holistik. Riset pengabdian masyarakat ini diselenggarakan di Puskesmas Perumnas Argamakmur dengan orientasi utama untuk memvalidasi efektivitas senam lansia dalam mengeskalasi kesehatan fisik serta stabilitas psikologis, sehingga para peserta memiliki motivasi internal untuk mengikuti program tersebut secara kontinu. Metodologi yang diadopsi dalam kajian ini melibatkan pemeriksaan fisik komprehensif, yakni pengukuran tekanan darah secara pre-test dan post-test menggunakan instrumen tensimeter. Selain itu, evaluasi terhadap aspek kesehatan mental dilakukan melalui instrumen kuesioner terstruktur serta teknik wawancara mendalam kepada para partisipan. Subjek yang dilibatkan dalam investigasi ilmiah ini adalah kelompok lanjut usia dengan durasi keikutsertaan aktif minimal selama satu tahun. Temuan dari studi tersebut mengonfirmasi senam lansia memberikan kontribusi positif yang signifikan terhadap parameter fisik khususnya peningkatan kebugaran dan ekuilibrium tekanan darah sekaligus memperkuat resiliensi kesehatan mental pada kelompok lanjut usia.
Pengaruh Senam Lansia Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi di Pusksesmas Perumnas Yunita Ery Susanty; Zuraida Zuraida; Silvalia Rahma Pratiwi; Shinta Puji Lestari; Vevbi Apriani; Yiyin Widia Sari
Jurnal Vokasi Kesehatan Vol 4 No 2 (2025)
Publisher : Gayaku Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/juvokes.v4i2.1790

Abstract

Baik di negara industri maupun negara berkembang, penyakit kardiovaskular merupakan ancaman signifikan bagi kesehatan masyarakat. Secara global, hipertensi menduduki peringkat sebagai penyebab kematian utama setiap tahunnya. Di seluruh dunia, hipertensi memengaruhi sekitar 1,28 miliar individu berusia 30-79 tahun, menurut Organisasi Kesehatan Dunia. Kementerian Kesehatan Indonesia melaporkan bahwa 30,8% penduduk menderita hipertensi pada tahun 2023. Dengan tren yang mengkhawatirkan di semua kelompok usia, prevalensi hipertensi di Indonesia terus berada di sekitar sepertiga populasi dewasa pada tahun 2025. Sementara itu, hipertensi termasuk dalam sepuluh penyakit teratas di Kabupaten Bengkulu Utara. Menurunkan tekanan darah tanpa menggunakan obat-obatan dan potensi efek sampingnya dimungkinkan melalui pengobatan non-farmakologis. Senam untuk lansia adalah salah satu jenis pengobatan non-farmakologis tersebut. Sebagai jenis latihan fisik, senam lansia terdiri dari serangkaian gerakan terkoordinasi yang dirancang untuk menjaga tubuh tetap bergerak dan kuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana senam untuk lansia memengaruhi tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Secara spesifik, pendekatan kuasi-eksperimental pretest-posttest satu kelompok digunakan dalam penelitian ini. Pendekatan pengambilan sampel yang digunakan sangat teliti. Sebanyak 21 orang berpartisipasi dalam penelitian ini. Temuan menunjukkan bahwa lansia yang melakukan senam lansia menurunkan tekanan darah sistolik mereka dari rata-rata 141 mmHg sebelum aktivitas menjadi 125 mmHg setelahnya, menunjukkan bahwa senam lansia membantu mengatur tekanan darah. Tekanan darah diastolik turun dari rata-rata 91 mm Hg sebelum olahraga menjadi 79 mm Hg setelahnya. Lansia dengan hipertensi mungkin mendapat manfaat dari senam dalam menurunkan tekanan darah, seperti yang ditunjukkan oleh nilai p 0,000 (nilai p <0,005).