Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dinamika Alih Fungsi Lahan Pertanian di Tengah Tekanan Urbanisasi dan Pembangunan Ekonomi: Sebuah Kajian Bibliometrik Sistematis Ris Setya Resa; Indah Susilowati; Hastarini Dwi Atmanti
Journal of Economics and Management Scienties Volume 8 No. 4, September 2026 (Accepted)
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jems.v8i4.525

Abstract

Agricultural land conversion to built-up areas represents one of the most fundamental structural challenges in contemporary development economics, particularly in rapidly urbanizing developing countries. This study maps the global scientific landscape on agricultural land conversion from an economic perspective, through a systematic bibliometric analysis of 239 Scopus-indexed articles published between 2008 and 2026, screened from 3,209 initial records accessed on 1 June 2026 at 11:41 AM WIB. Methods include co-citation analysis, keyword co-occurrence mapping, author and country collaboration network analysis, and research theme evolution mapping using VOSviewer. Results reveal a significant surge in publications since 2019, peaking in 2025 (46 articles). Four major thematic clusters were identified: (1) agricultural land conversion and food security, (2) urbanization and spatial planning, (3) land policy and sustainable development, and (4) landscape and climate change. China and Indonesia emerged as active research hubs, while South-South collaboration remains limited. These findings imply the need for more integrated interdisciplinary approaches connecting economics, public policy, and natural resource governance in addressing agricultural land conversion threats to food security and long-term economic development.
Analisis Dampak Digital Nomad Economy terhadap Produktivitas Regional Dan Kesenjangan Ekonomi di Negara-Negara ASEAN Ris Setya Resa; Hastarini Dwi Atmanti
Journal of Economics and Management Scienties Volume 8 No. 2, March 2026
Publisher : SAFE-Network

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37034/jems.v8i2.334

Abstract

Pertumbuhan pesat digital nomadisme telah berdampak signifikan pada kawasan ASEAN, di mana biaya hidup yang menguntungkan dan infrastruktur yang membaik menarik pekerja jarak jauh. Penelitian ini menganalisis fenomena ekonomi digital nomad di kawasan ASEAN dan dampaknya terhadap produktivitas regional serta kesenjangan ekonomi antar negara. Menggunakan data panel dari enam negara ASEAN (Thailand, Indonesia, Vietnam, Malaysia, Filipina, dan Singapura) periode 2019-2024, penelitian ini menerapkan regresi data panel dengan pendekatan fixed effects model. Data diperoleh dari kantor statistik nasional, catatan imigrasi, basis data World Bank, dan Sekretariat ASEAN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi digital nomad memiliki pengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan PDRB per kapita dengan koefisien 0,324 (p<0,05), mengindikasikan bahwa peningkatan 1% populasi digital nomad berasosiasi dengan peningkatan 0,324% PDRB per kapita. Namun, distribusi digital nomad yang tidak merata memperburuk kesenjangan ekonomi antar wilayah dengan koefisien Gini meningkat 0,08% untuk setiap peningkatan 1.000 digital nomad. Kualitas infrastruktur digital dan biaya hidup terbukti memoderasi hubungan tersebut. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pembuat kebijakan dalam merancang strategi untuk mengoptimalkan manfaat ekonomi dari mobilitas tenaga kerja global sambil memitigasi dampak negatif terhadap kesenjangan regional.