Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Pemberian PMT Lokal terhadap Peningkatan Berat Badan Ibu Hamil KEK di Wilayah Kerja Puskesmas Banyuglugur Lusiana Hendastry; Jamhariyah Jamhariyah; Sugijati Sugijati; Eni Subiastutik
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.628

Abstract

Latar Belakang : Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah gizi yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan berdampak pada kesehatan ibu serta janin. Salah satu upaya penanganan yang dilakukan adalah pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian PMT lokal terhadap peningkatan berat badan ibu hamil KEK di wilayah kerja Puskesmas Banyuglugur Kabupaten Situbondo tahun 2025. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu hamil KEK yang dipilih menggunakan total sampling. Intervensi berupa pemberian PMT lokal dilakukan selama 120 hari. Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata berat badan ibu hamil sebelum intervensi sebesar 41,5 kg meningkat menjadi 47,2 kg setelah intervensi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p<0,05), sehingga terdapat pengaruh signifikan pemberian PMT lokal terhadap peningkatan berat badan ibu hamil KEK. PMT lokal dapat menjadi intervensi gizi yang efektif dalam meningkatkan status gizi ibu hamil KEK.
Pengaruh Pemberian PMT Lokal terhadap Peningkatan Berat Badan Ibu Hamil KEK di Wilayah Kerja Puskesmas Banyuglugur Lusiana Hendastry; Jamhariyah Jamhariyah; Sugijati Sugijati; Eni Subiastutik
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.628

Abstract

Latar Belakang : Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil merupakan masalah gizi yang dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan berdampak pada kesehatan ibu serta janin. Salah satu upaya penanganan yang dilakukan adalah pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian PMT lokal terhadap peningkatan berat badan ibu hamil KEK di wilayah kerja Puskesmas Banyuglugur Kabupaten Situbondo tahun 2025. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 30 ibu hamil KEK yang dipilih menggunakan total sampling. Intervensi berupa pemberian PMT lokal dilakukan selama 120 hari. Analisis data menggunakan uji Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata berat badan ibu hamil sebelum intervensi sebesar 41,5 kg meningkat menjadi 47,2 kg setelah intervensi. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p<0,05), sehingga terdapat pengaruh signifikan pemberian PMT lokal terhadap peningkatan berat badan ibu hamil KEK. PMT lokal dapat menjadi intervensi gizi yang efektif dalam meningkatkan status gizi ibu hamil KEK.
Hubungan Status Gizi pada Ibu Hamil dengan Kejadian Berat Badan Bayi Lahir di Wilayah Kerja Puskesmas Kotaanyar Kabupaten Probolinggo Ria Supriatin; Sugijati Sugijati; Sri Winarni; Kiswati Kiswati
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.788

Abstract

Data di wilayah kerja Puskesmas Kotaanyar tahun 2025 menunjukkan terdapat 64 ibu hamil dengan status gizi KEK. Dari jumlah tersebut, sebanyak 60 ibu melahirkan bayi dengan berat badan normal dan 4 ibu melahirkan bayi dengan BBLR. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan status gizi pada ibu hamil dengan kejadian berat badan bayi lahir di Puskesmas Kotaanyar, kabupaten Probolinggo. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain korelasi melalui pendekatan cross sectional. Populasi penelitian sebanyak 52 ibu hamil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar ceklis dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Ibu hamil KEK yang melahirkan bayi dengan berat badan normal sebanyak 84,6%, sedangkan yang melahirkan BBLR sebanyak 15,4%. Ibu hamil dengan status gizi normal yang melahirkan bayi dengan berat normal sebanyak 92,4% dan BBLR 7,6%. Analisis status gizi pada ibu hamil dengan kejadian berat badan bayi lahir didapatkan p-value =0,334>α=0,05. Tidak ada hubungan status gizi pada ibu hamil dengan kejadian berat badan bayi lahir. Saran ibu hamil diharapkan tetap menjaga status gizi dan kesehatan selama kehamilan dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin melakukan pemeriksaan kehamilan (ANC), serta mengikuti anjuran tenaga kesehatan.