Rendahnya capaian prestasi akademik siswa dalam mata pelajaran Ekonomi menjadi tantangan nyata di era transformasi digital. Meskipun siswa memiliki kesempatan yang sama untuk mengintegrasikan teknologi informasi dalam pembelajaran, kenyataannya setiap individu memiliki kapasitas regulasi diri dan respons kognitif yang berbeda. Maka penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh literasi digital dan self-regulated learning (SRL) terhadap prestasi akademik Ekonomi siswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survey terhadap 192 siswa kelas X SMAN 1 Cisaga TA 2025/2026 sebagai sampel jenuh. Data primer dihimpun menggunakan instrumen kuesioner terstruktur berskala Likert. Analisis data diolah menggunakan Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji SRL sebagai faktor dari pengaruh literasi digital terhadap prestasi akademik. Hasil statistik membuktikan literasi digital berpengaruh positif (Sig. 0.000 < 0.05), self-regulated learning berpengaruh positif ( Sig. 0.000 < 0.05). Namun, SRL tidak mampu memoderasi pengaruh literasi digital terhadap prestasi akademik (Sig. 0.404 > 0.05) melainkan bertindak sebagai independen langsung atau predictor moderator. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi digital dan SRL pada siswa tidak berkolaborasi secara multiplikatif, melainkan berpengaruh langsung secara terpisah pada capaian prestasi akademik. Dengan begitu, guru dan pihak sekolah disarankan menerapkan desain pembelajaran terbimbing guna memperkuat regulasi diri sekaligus mengoptimalkan kecakapan literasi digital siswa.