Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Karakter Siswa Tunarungu Fase D Melalui Model Kooperatif Tipe Jigsaw pada Pembelajaran Passing Bawah Bola Voli SLB Kasih Ibu Pekanbaru Ananda Novia Safitri; Romi Cendra
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter siswa tunarungu Fase D melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada pembelajaran passing bawah bola voli di SLB Kasih Ibu Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian sebanyak 9 orang siswa tunarungu Fase D. Penelitian dilaksanakan dalam satu siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung rata-rata dan persentase ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mampu meningkatkan karakter siswa yang meliputi aspek disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kejujuran, percaya diri, dan sikap sosial. Persentase ketuntasan klasikal mencapai 77,77%, dengan 7 dari 9 siswa mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM ≥75), sedangkan 2 siswa belum mencapai ketuntasan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif digunakan dalam pembelajaran pendidikan jasmani adaptif untuk meningkatkan karakter siswa tunarungu melalui aktivitas pembelajaran yang menekankan kerja sama kelompok, tanggung jawab, dan interaksi sosial. Dengan demikian, penerapan model kooperatif tipe Jigsaw dapat dijadikan salah satu alternatif strategi pembelajaran dalam pendidikan jasmani adaptif di sekolah luar biasa.
Peningkatan Karakter Siswa Tunarungu Fase D Melalui Model Kooperatif Tipe Jigsaw pada Pembelajaran Passing Bawah Bola Voli SLB Kasih Ibu Pekanbaru Ananda Novia Safitri; Romi Cendra
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan karakter siswa tunarungu Fase D melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw pada pembelajaran passing bawah bola voli di SLB Kasih Ibu Pekanbaru. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek penelitian sebanyak 9 orang siswa tunarungu Fase D. Penelitian dilaksanakan dalam satu siklus melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung rata-rata dan persentase ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw mampu meningkatkan karakter siswa yang meliputi aspek disiplin, tanggung jawab, kerja sama, kejujuran, percaya diri, dan sikap sosial. Persentase ketuntasan klasikal mencapai 77,77%, dengan 7 dari 9 siswa mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM ≥75), sedangkan 2 siswa belum mencapai ketuntasan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw efektif digunakan dalam pembelajaran pendidikan jasmani adaptif untuk meningkatkan karakter siswa tunarungu melalui aktivitas pembelajaran yang menekankan kerja sama kelompok, tanggung jawab, dan interaksi sosial. Dengan demikian, penerapan model kooperatif tipe Jigsaw dapat dijadikan salah satu alternatif strategi pembelajaran dalam pendidikan jasmani adaptif di sekolah luar biasa.
Augmented reality for badminton education: Development and evaluation of a learning application Novri Gazali; Ahmad Rahmadani; Romi Cendra; M. Fransazeli Makorohim; Syed Kamaruzaman Syed Ali
Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran Vol 12 No 2 (2026): Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/js_unpgri.v12i2.28826

Abstract

Badminton instruction continues to face challenges in facilitating students’ conceptual and visual-spatial understanding of court layout and game rules. Despite the widespread application of augmented reality (AR) in sports education, most studies have concentrated on motor skill development rather than conceptual learning. Therefore, this study developed and evaluated an augmented reality (AR) learning application to facilitate students’ understanding of badminton court configurations and game regulations. The application was developed using a Research and Development (R&D) framework guided by the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) model and initially evaluated with 20 Physical Education students. The application was evaluated through expert validation, usability testing, and pretest/posttest measures of conceptual understanding. The application received validity and practicality ratings of 86.25% and 88.0%, respectively. Students’ mean scores improved from 69.20 to 83.75, with a statistically significant difference (p < .001), a large effect size (Cohen’s d = 0.85), and a moderate N-Gain (0.47). These findings suggest that AR-based learning can effectively support students’ conceptual and visual-spatial understanding of badminton court structures and game rules. This study contributes to the development of an AR-based learning application specifically designed to facilitate conceptual and visual-spatial learning in badminton education, while extending the pedagogical application of augmented reality beyond motor skill instruction toward concept-oriented learning. Nevertheless, the limited sample and lack of a control group may restrict the generalizability of the findings.