Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Karakteristik Morfologis dan Kelayakan Finansial Usaha Kambing Kosta sebagai Plasma Nutfah Lokal Banten Vony Armelia; Magfira Magfira; Raiza Tri Pangesti; Fazriati Shofa Aini; Mochamad Fahri
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol. 11 No. 1 (2026): Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v11i1.2958

Abstract

Kambing Kosta merupakan ternak lokal Banten yang memiliki potensi sebagai sumber daya genetik daerah dan komoditas usaha peternakan rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik morfologis kambing Kosta dan menganalisis kelayakan finansial usaha peternakannya. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif eksploratif karena jumlah peternak kambing Kosta di lokasi penelitian terbatas dan kajian diarahkan untuk memperoleh gambaran awal mengenai karakteristik ternak serta kelayakan usaha. Penelitian dilaksanakan di Desa Batukuwung, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, pada Juli sampai Agustus 2025 dengan melibatkan enam responden yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dan finansial menggunakan perhitungan keuntungan, Break Even Point, R/C, Net B/C, dan rentabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kambing Kosta memiliki ciri morfologis khas berupa muka lonjong dan lancip, hidung rata, telinga pendek dan tegak, tanduk pendek, serta warna bulu bervariasi dari cokelat kemerahan hingga hitam. Sistem pemeliharaan masih didominasi pola ekstensif dengan skala kepemilikan kecil. Analisis finansial menunjukkan keuntungan sebesar Rp7.248.667 per tahun, BEP produksi 7 ekor, BEP harga Rp1.107.765 per ekor, R/C 1,38, Net B/C 0,38, dan rentabilitas 2,74%. Temuan ini menunjukkan bahwa usaha kambing Kosta layak dijalankan, tetapi pengembangannya masih membutuhkan perbaikan manajemen, peningkatan skala usaha, dan dukungan konservasi plasma nutfah lokal.