Salman Hafidzul Haq
Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Bekasi, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Manajemen Sekuriti Dalam Meningkatkan Kesadaran Keamanan Data Mahasiswa Pada Sistem Informasi Akademik Ubhara Jaya Salman Hafidzul Haq; Achmad Fauzi; Djuni Thamrin; Panji Maulana; Arafanditama Najim Hidayat; Syahid Abdullah Muslih; Toman Andreas Fernando
Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara Vol. 1 No. 1 (2024): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/orbit.v1i2.77

Abstract

Penelitian ini mengeskplorasi peran manajemen keamanan dalam meningkatkan kesadaran keamanan data diri mahasiswa pada Sistem Informasi Akademik (SIA) Universitas Bhayangkara Jakarta Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berdasarkan tinjauan literatur, penelitian ini mengidentifikasi risiko dari kebocoran data seperti pencurian identitas dan pelanggaran data, di samping strategi mitigasi yang melibatkan edukasi dan peningkatan kebijakan keamanan. Temuan menunjukkan bahwa manajemen keamanan memainkan peran penting dalam mengedukasi mahasiswa melalui kampanye kesadaran, dengan menerapkan langkah-langkah teknis seperti enkripsi data, dan memantau aktivitas akun untuk melindungi data pribadi. Studi ini menyimpulkan dengan menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan mahasiswa untuk membangun sistem yang lebih aman.
Implementasi Kebijakan Pemerintah Indonesia Dalam Mengendalikan Konten Negatif “Ngemis Online” Di Platfrom Media Sosial Tiktok Salman Hafidzul Haq; Achmad Fauzi; Bungaran Saing; Panji Maulana; Sahrul Sahrul; Akhsanu Amala Ahmad
Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara Vol. 2 No. 1 (2025): Orbit: Jurnal Ilmu Multidisiplin Nusantara
Publisher : Inovan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63217/orbit.v2i1.193

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi kebijakan pemerintah Indonesia dalam mengendalikan konten negatif "ngemis online" di TikTok serta evaluasi efektivitasnya terhadap perlindungan kelompok rentan di ranah digital. Latar belakang yang didasari pertumbuhan pengguna TikTok di Indonesia dan praktik mengemis online yang mengeksploitasi lansia, anak, serta penyandang disabilitas melalui live streaming dan virtual Gifting sebagai komodifikasi empati. Menggunakan metode kualitatif deskriptif berdasarkan studi literatur, sumber data yang mencakup jurnal ilmiah, regulasi (UU ITE, UU Perlindungan Anak, UU TPPO, PP 71/2019, Permenkominfo 5/2020), SE Mensos 2/2023, laporan pemerintah, dan berita media. Hasil menunjukkan implementasi melalui regulasi, kebijakan sektoral, notice-and-takedown dengan TikTok, serta koordinasi lintas lembaga (Kemensos, Kominfo, Polri, pemda). Efektivitas jangka pendek tercapai dengan penurunan eksploitif, penghapusan ribuan konten item, penindakan pelaku, dan penyelamatan korban,namun efektivitas jangka panjang masih terbatas karena konten serupa muncul kembali dalam kemasan narasi sedekah atau donasi. Bukan hanya itu, sejumlah tantangan dalam implementasi kebijakan pengendalian konten ngemis online seperti over-blocking, ketimpangan kreator, model bisnis engagement, dan literasi digital rendah. Untuk itu diperlukan strategi yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan untuk melindungi kelompok rentan di ruang digital.