This Author published in this journals
All Journal Hasta Wiyata
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MAKNA KEGELAPAN DAN REPRESENTASI KORBAN DALAM CERPEN DI TITIK TERGELAP DARI KEGELAPAN MENGGUNAKAN TEKSTUALITAS BARTHES Pohan, Juan Aiswara
Hasta Wiyata Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Hasta Wiyata
Publisher : University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.hastawiyata.2025.009.01.10

Abstract

Penelitian ini menganalisis makna serta pesan sosial dalam cerpen Di Titik Tergelap dari Kegelapan  karya Yudhi Herwibowo melalui perspektif semiotika Roland Barthes. Kajian berfokus untuk mengidentifikasi bagaimana teks ini merepresentasikan kekerasan seksual dalam situasi kerusuhan, praktik penyangkalan sejarah, serta simbol-simbol kegelapan yang berhubungan dengan trauma dan hilangnya jejak korban. Metode penelitian bersifat kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa teks cerpen yang dipublikasikan secara daring. Data dikumpulkan dengan teknik simak-catat untuk mengidentifikasi unsur naratif yang signifikan. Analisis dilakukan berdasarkan lima kode Barthes meliputi hermeneutic, action, semic, simbolic, dan referential untuk membongkar lapisan makna yang dibangun melalui rangkaian peristiwa, citraan, dan penanda sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen ini menggunakan jaringan tanda yang kuat untuk menyoroti kehancuran fisik maupun psikis korban, sekaligus mengkritik struktur sosial yang mengabaikan kebenaran. Representasi kegelapan, suara korban, dan ketertutupan fakta menjadi pusat makna yang menunjukkan relasi erat antara teks sastra dan realitas sosial-politik. Hasil penelitian menegaskan pentingnya pembacaan kritis terhadap karya sastra sebagai ruang artikulasi pengalaman korban dan sebagai perlawanan terhadap penghapusan sejarah kekerasan.