Muhammad Syifa'ul Qulub
Universitas Negeri Surabaya, Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI REPRIORITISASI ANGGARAN DESA KEPER TAHUN 2026 DALAM KONDISI PEMANGKASAN DANA DESA Surya Jaya Wardhana; Muhammad Syifa'ul Qulub; Eva Hany Fanida; Revienda Anita Fitrie
VISIONER : Jurnal Pemerintahan Daerah di Indonesia Vol 18 No 1 (2026): Visioner: Jurnal Pemerintahan Daerah di Indonesia
Publisher : Alqaprint Jatinangor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jv.v18i1.1604

Abstract

Struktur anggaran Desa Keper tahun 2026 berada dalam tekanan fiskal yang cukup besar akibat penurunan alokasi dana desa hingga 60%. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pemerintah desa menyesuaikan strategi penganggaran guna mempertahankan keberlangsungan pelayanan publik di tengah keterbatasan tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus interpretatif. Data diperoleh dari dokumen Rancangan APBDes tahun 2026 (Draft 1) serta didukung oleh wawancara mendalam dengan aparatur desa yang terlibat dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan keuangan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa dengan mengacu pada perspektif teori stewardship dan contingency. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran yang jelas dari pendekatan anggaran yang bersifat ekspansif menuju strategi yang lebih berorientasi pada ketahanan. Alokasi anggaran diprioritaskan pada belanja wajib, seperti penghasilan tetap aparatur dan operasional pemerintahan, serta tetap menjaga keberlanjutan layanan dasar bagi masyarakat. Sementara itu, program pembangunan fisik dan pemberdayaan ekonomi mengalami pengurangan skala secara signifikan agar sesuai dengan keterbatasan fiskal yang ada. Selain itu, kemampuan responsif aparatur desa serta perubahan arah musyawarah desa yang lebih menekankan pada kebutuhan langsung masyarakat menjadi faktor penting dalam mengelola tekanan fiskal eksternal secara efektif.