p-Index From 2021 - 2026
0.751
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Serina Abdimas
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMBEKALAN PENERAPAN STRATEGI EFISIENSI OPERASIONAL DALAM PRODUKSI SUSU KEDELAI SOYKHU UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS HARIAN Sufiyati; Dalbert Owen
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i2.37701

Abstract

Operational efficiency is a critical factor in the success of small-scale production businesses, including soymilk production. Soykhu, a small-scale soymilk producer (MSME), faces challenges in optimizing time, labor, and raw materials, leading to prolonged production time. In the modern era, producers must manage time, labor, and raw materials optimally to accelerate production processes and increase daily productivity. Efficiency improvements do not always require sophisticated equipment or additional labor but can be achieved through simple innovations such as proper raw material selection, the use of basic tools, and effective workflow management. In the production of Soykhu soy milk, for example, using peeled soybeans eliminates the step of separating skins after soaking, adding extra layers to the cloth filter accelerates filtration, and using fans helps cool the milk faster before packaging. This activity aims to provide training and analyze operational efficiency in the Soykhu production process, focusing on speeding up production flow, optimizing simple tools, and selecting appropriate raw materials. The results are expected to provide practical insights for small-scale producers to enhance operational efficiency, maintain product quality, and reduce production time without significantly increasing costs or resources. The results demonstrate that implementing these simple strategies successfully reduced total production time by approximately 3 hours 50 minutes, or 32%. The study also aims to contribute to the development of operational management knowledge for micro, small, and medium-sized enterprises (MSMEs) in the healthy beverage industry. Efisiensi operasional menjadi salah satu elemen penting dalam keberhasilan usaha produksi skala rumahan, termasuk dalam produksi susu kedelai. Soykhu, sebagai pelaku usaha susu kedelai skala rumahan (UMKM), menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan waktu, tenaga, dan bahan baku yang mengakibatkan waktu produksi yang lama. Di era modern ini, pelaku usaha harus mampu mengelola waktu, tenaga, dan bahan baku secara optimal agar proses produksi dapat berjalan lebih cepat dan produktivitas harian dapat meningkat. Strategi peningkatan efisiensi tidak selalu memerlukan peralatan canggih atau tambahan tenaga kerja yang banyak, tetapi dapat dicapai melalui inovasi sederhana seperti pemilihan bahan baku yang tepat, penggunaan alat bantu sederhana, serta pengaturan alur kerja yang efektif. Dalam produksi susu kedelai Soykhu, misalnya, pemilihan kacang kedelai yang tidak berkulit menghilangkan tahap pemisahan kulit setelah perendaman, penambahan lapisan kain penyaring mempercepat proses filtrasi, dan penggunaan kipas angin membantu pendinginan susu lebih cepat sebelum pengemasan. Kegiatan pembekalan ini bertujuan memberikan pelatihan dan menganalisis efisiensi operasional dalam proses produksi Soykhu dengan fokus pada percepatan alur produksi, optimalisasi alat sederhana, dan pemilihan bahan baku. Kegiatan pembekalan ini diharapkan dapat memberikan wawasan praktis bagi pelaku usaha rumahan dalam meningkatkan efisiensi operasional, menjaga kualitas produk, serta mempercepat waktu produksi tanpa menambah biaya atau sumber daya secara signifikan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa penerapan strategi sederhana tersebut berhasil mengurangi total waktu produksi kurang lebih 3 jam 50 menit, atau 32%. Kegiatan pembekalan ini juga diharapkan memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu manajemen operasional pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di bidang kuliner berbasis minuman sehat.
PERAN STRATEGI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING DAN DAYA TARIK PRODUK Jolinne Vallerie; Sufiyati
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36974

Abstract

This Student Creativity Program (PKM) aims to comprehensively examine the role of marketing strategies in enhancing competitiveness and strengthening the appeal of pudding and pudding beverage products under the Pud Me Up brand. One of the key efforts undertaken involves conducting market analysis to gain deeper insights into consumer preferences, as well as selecting the most appropriate social media platform—such as Instagram—which aligns demographically with the target audience. The marketing strategy implemented through social media includes interactive promotional activities that encourage direct consumer engagement, thereby fostering emotional connections with the brand. The implementation of this strategy has proven effective, resulting in a significant increase in brand awareness, user engagement, and follower growth on social media platforms. In addition to attracting new potential customers, this approach also strengthens the loyalty of existing consumers. Notably, social media plays a crucial role as an effective channel for information dissemination and interactive communication, expanding market reach and accelerating the branding process. The outcomes of this PKM offer strategic implications for similar industry players to further optimize their digital marketing strategies in facing competition that is increasingly driven by innovation and connectivity. ABSTRAK PKM ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif peran strategi pemasaran dalam meningkatkan daya saing dan memperkuat daya tarik produk pudding dan minuman pudding merek Pud Me Up. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan analisis pasar untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai preferensi konsumen, serta menentukan platform media sosial yang paling sesuai, seperti Instagram yang memiliki karakteristik pengguna selaras dengan target audiens. Strategi pemasaran yang dijalankan melalui media sosial mencakup promosi yang bersifat interaktif dan mendorong partisipasi langsung dari konsumen, sehingga menciptakan kedekatan emosional dengan merek. Implementasi strategi ini terbukti memberikan dampak positif berupa peningkatan signifikan dalam brand awareness, keterlibatan pengguna, dan jumlah pengikut di media sosial. Selain menarik perhatian konsumen potensial, pendekatan ini juga efektif dalam memperkuat loyalitas pelanggan yang telah ada. Khususnya, media sosial berperan penting sebagai kanal distribusi informasi dan komunikasi interaktif yang efektif dalam memperluas jangkauan pasar dan mempercepat proses branding. Hasil dari PKM ini memberikan implikasi strategis bagi pelaku industri sejenis untuk lebih mengoptimalkan strategi pemasaran digital dalam menghadapi persaingan yang semakin berbasis inovasi dan konektivitas.
ANALISIS KETERTARIKAN KONSUMEN TERHADAP PRODUK PUDMEUP MELALUI VARIAN RASA DAN VISUAL PRODUK Dhea Anjela; Sufiyati
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36975

Abstract

The implementation of this PKM activity aims to analyze the influence of flavor variants and product visual on consumer interest, with a focus on Pudmeup products. This research adopts a qualitative approach through a case study method and direct interviews with consumers to explore their perceptions of Pudmeup’s flavor and visual elements. The findings indicate that unique flavor variants, such as bubble gum combined with Yakult and soda, are able to provide a refreshing taste experience while also creating emotional value for consumers. On the other hand, visual aspects of the product such as packaging design, cute shapes (like a bunny on top of the pudding), and appealing color combinations have been proven to attract consumer attention at first glance and play a significant role in purchase decisions. Additionally, attractive logos and packaging are perceived to represent product quality and help consumers easily remember the brand. This demonstrates that the combination of innovative flavor variants and effective visual product strategies plays an important role in shaping perceptions and increasing consumer interest. ABSTRAK Pelaksanaan kegiatan PKM ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh varian rasa dan visual produk terhadap ketertarikan konsumen, dengan fokus pada produk Pudmeup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus dan wawancara langsung kepada konsumen untuk menggali persepsi mereka terhadap elemen rasa dan visual produk Pudmeup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varian rasa yang unik, seperti bubble gum yang dipadukan dengan Yakult dan soda, mampu memberikan pengalaman rasa yang menyegarkan sekaligus menciptakan nilai emosional bagi konsumen. Di sisi lain, aspek visual produk seperti desain kemasan, bentuk yang lucu (seperti kelinci di atas pudding), dan perpaduan warna yang menarik, terbukti mampu menarik perhatian konsumen sejak pandangan pertama dan menjadi faktor penting dalam keputusan pembelian. Selain itu, logo dan kemasan yang menarik juga dianggap merepresentasikan kualitas produk serta mempermudah konsumen dalam mengingat merek. Hal ini menunjukkan bahwa kombinasi antara inovasi varian rasa dan strategi visual produk yang efektif berperan penting dalam membentuk persepsi dan meningkatkan ketertarikan konsumen.
STRATEGI INOVASI DAN PENGEMBANGAN PRODUK PUDING UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN Kesia Olivia; Sufiyati
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36996

Abstract

The rapid development of the food industry encourages business actors to continue to innovate, especially in dessert products such as pudding. Pud Me Up focuses on creating pudding with a soft texture and distinctive sweet taste, while offering unique and innovative flavor variations. Amidst the current food trends, consumers are increasingly choosing desserts that are not only delicious, but also visually appealing and healthy. Therefore, product development does not only focus on taste, but also on presentation and the overall experience felt by consumers. One of the problems faced is the limited variety of flavors and the lack of innovation in presentation, which can lead to decreased consumer interest. This implementation aims to design an innovative strategy in developing Pud Me Up pudding products to increase customer satisfaction. The approach method used is qualitative with case studies and social media content analysis to observe market trends. The results of this PKM show that innovation in taste, unique toppings, attractive packaging, and different presentation methods can increase product appeal. Customer responses and input through social media are also important factors in directing innovation. In conclusion appropriate and flexible innovation supported by creative marketing strategies is the key to creating pudding products that meet customer expectations, as well as strengthening loyalty and opening up new market opportunities. ABSTRAK Perkembangan industri makanan yang pesat mendorong pelaku usaha untuk terus berinovasi, terutama dalam produk makanan penutup seperti puding. Pud Me Up berfokus untuk menciptakan puding dengan tekstur lembut dan rasa manis yang khas, sambil menawarkan variasi rasa yang unik dan inovatif. Di tengah maraknya tren makanan kekinian, konsumen semakin cenderung memilih makanan penutup yang tidak hanya enak, tetapi juga menarik secara visual dan menyehatkan. Oleh karena itu, pengembangan produk tidak hanya berfokus pada rasa, tetapi juga pada penyajian dan pengalaman yang dirasakan konsumen secara menyeluruh. Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah terbatasnya variasi rasa dan kurangnya inovasi dalam penyajian, yang dapat berujung pada menurunnya minat konsumen. Pelaksanaan ini bertujuan untuk merancang strategi inovatif dalam pengembangan produk puding Pud Me Up guna meningkatkan kepuasan pelanggan. Metode pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan studi kasus dan analisis konten media sosial untuk mengamati tren pasar. Hasil dari PKM ini menunjukkan bahwa inovasi dalam rasa, topping unik, kemasan menarik, dan cara penyajian yang berbeda dapat meningkatkan daya tarik produk. Respons dan masukan pelanggan melalui media sosial juga menjadi faktor penting dalam mengarahkan inovasi. Kesimpulannya, inovasi yang tepat dan fleksibel, didukung oleh strategi pemasaran kreatif menjadi kunci dalam menciptakan produk puding yang memenuhi harapan pelanggan, serta memperkuat loyalitas dan membuka peluang pasar baru.