Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS BREAK EVEN POINT PADA USAHA SUSU KEDELAI “SOYKHU” Dwiyan Raynata; Sufiyati
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 3 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i3.38016

Abstract

As public awareness of healthy lifestyle increases, demand for plant-based dairy products such as soy milk continues to rise due to its various advantages. The "Soykhu" soy milk business was established to capitalize on this market opportunity by offering nutritious beverages. However, like many small and medium enterprises, its establishment highlighted major challenge in financial management: the difficulty in determining accurate production prices and understanding profit margins. Without clear calculation, miscalculations in costing based on intuition rather than data can lead to significant financial losses, which ultimately hinder business growth and sustainability. This background prompted implementation of community service training focused on comprehensive Break Even Point (BEP) analysis for "Soykhu" business. The training serves as fundamental foundation for effective profit planning and strategic decision-making. Quantitative Method was employed for this training. The analysis began with practical workshop on classifying all business cost components into fixed cost and variable cost categories, a step the partner previously struggled with. Following this classification, the training guided the partner in applying BEP formulas to determine the specific break-even point both per unit and in total sales (rupiah) for each of their flavor variants. The results provide a critical benchmark, moving the business from estimation-based operations to data-driven management. This figure is an essential reference for business owners to set minimum sales targets required to avoid losses. In conclusion, the application of BEP analysis proves to be not just an academic calculation, but a crucial strategic tool that provides clarity and ensures long-term business profitability.   ABSTRAK Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan gaya hidup yang sehat, permintaan pada produk susu berbasis nabati seperti susu kedelai terus meningkat karena berbagai keunggulannya. Usaha susu kedelai “Soykhu” didirikan untuk memanfaatkan peluang pasar ini dengan menawarkan minuman bergizi. Namun, seperti banyak usaha kecil dan menengah, pendiriannya mengungkap tantangan utama dalam pengelolaan finansial, yaitu kesulitan dalam penetapan harga produksi yang akurat dan memahami margin keuntungan. Tanpa perhitungan yang jelas, kesalahan dalam penetapan biaya yang hanya berdasarkan intuisi, bukan data, dapat menyebabkan kerugian finansial signifikan, yang pada akhirnya menghambat pertumbuhan dan keberlanjutan usaha. Latar belakang tersebut mendorong dilaksanakannya pelatihan pengabdian masyarakat yang berfokus pada analisis Break Even Point (BEP) secara komprehensif untuk usaha “Soykhu”. Pelatihan ini berfungsi sebagai bekal fundamental untuk perencanaan laba dan pengambilan keputusan strategis yang efektif. Metode Kuantitatif digunakan dalam pelatihan ini. Analisis dimulai dengan lokakarya praktis mengenai klasifikasi seluruh komponen biaya usaha ke dalam kategori biaya tetap (fixed cost) dan biaya variabel (variable cost), sebuah langkah yang sebelumnya sulit dilakukan mitra. Setelah klasifikasi ini, pelatihan membimbing mitra menerapkan rumus BEP untuk menentukan titik impas spesifik baik per unit maupun dalam total penjualan (rupiah) untuk setiap varian rasa. Hasilnya memberikan sebuah tolok ukur kritis, mengubah operasional usaha dari yang berbasis perkiraan menjadi berbasis data. Angka ini menjadi acuan penting bagi pemilik usaha untuk menetapkan target penjualan minimum yang diperlukan agar terhindar dari kerugian. Kesimpulannya, penerapan analisis BEP terbukti bukan hanya perhitungan akademis, melainkan juga sebagai landasan strategis yang krusial untuk memberikan kejelasan dan memastikan profitabilitas usaha jangka panjang.