This Author published in this journals
All Journal JURNAL SIPIL SAINS
Irsani Pratiwi
Program Studi Teknik Sipil FT Universitas Pepabri Makassar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RENCANA PENGENDALIAN GENANGAN AIR HUJAN DENGAN PEMBANGUNAN KOLAM RETENSI PADA KAWASAN KANTOR PELAYANAN KEKAYAAN NEGARA DAN LELANG (KPKNL) KOTA MAKASSAR Irsani Pratiwi; Hakim Duppa; Nurul Azmi Ridha
JURNAL SIPIL SAINS Vol 16 No 1 (2026)
Publisher : Program Stud Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/sipilsains.v16i1.11571

Abstract

Permasalahan genangan air hujan di kawasan perkotaan, khususnya pada kawasan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Kota Makassar, sering terjadi akibat keterbatasan kapasitas drainase dan meningkatnya lahan kedap air. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung debit dan volume genangan air hujan serta merencanakan kapasitas kolam retensi sebagai upaya pengendalian banjir lokal. Metode penelitian yang digunakan meliputi analisis hidrologi dan hidrolika. Data curah hujan dianalisis menggunakan distribusi probabilitas (Gumbel, Log Normal, dan Log Pearson Tipe III) untuk memperoleh hujan rencana. Selanjutnya, debit banjir dihitung dengan metode rasional berdasarkan koefisien limpasan kawasan. Perencanaan kolam retensi dilakukan dengan memperhitungkan volume tampungan, waktu konsentrasi, kapasitas maksimum kolam, serta efektivitas reduksi genangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan KPKNL berpotensi mengalami genangan akibat curah hujan rencana yang melebihi kapasitas saluran drainase eksisting. Perhitungan kapasitas kolam retensi yang direncanakan mampu menampung volume limpasan hujan sehingga dapat mengurangi risiko genangan. Dengan demikian, pembangunan kolam retensi di kawasan KPKNL Makassar dinilai efektif sebagai solusi teknis pengendalian banjir lokal, sekaligus mendukung pengelolaan kawasan perkotaan yang berkelanjutan.