Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A INTEGRASI NILAI KEISLAMAN DALAM PENGUATAN CRITICAL THINKING DAN PROBLEM SOLVING SISWA: KAJIAN KONSEPTUAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM M. Soinun Amrillah; Leny Misdiyanti; M. Sirozi
TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Vol. 9 No. 2 (2026): July
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Islam Darul 'Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integration of Islamic values ​​in strengthening students' critical thinking skills and problem solving competencies in the context of 21st century learning. Global challenges as emphasized in the 21st Century Skills framework and the OECD report place critical thinking and problem solving as essential competencies that must be developed systematically. However, strengthening these competencies requires a foundation of values ​​so that they cannot be separated from ethical and spiritual orientation. This research uses a qualitative approach based on literature study by analyzing national and international journal sources related to critical thinking, problem solving, and Islamic education. The results of the study show that the integration of Islamic values ​​such as ṣidq (honesty), 'adl (justice), amanah (responsibility), and shūrā (deliberation) can strengthen critical thinking dispositions through the habit of reflection, rational argumentation, and value-based decision making. This integrative implementation is effectively implemented through problem based learning models, project based learning, and the development of HOTS based teaching materials. Thus, the integration of Islamic values ​​not only increases students' cognitive achievements, but also forms a reflective and solution character in dealing with life's problems contextually and responsibly.
MENGURAI PESAN AL-QURAN DAN HADIS TENTANG ILMU PENGETAHUAN DAN IMPLIKASINYA DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM Leny Misdiyanti; M. Soinun Amrillah; Muksin Ariyanto; Ali Imron; Suharmon
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 3 (2026): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Maret 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i3.1196

Abstract

Abstrak ini mengkaji urgensi dan landasan teologis dari sinergi antara Pendidikan Agama Islam dan sains, yang bersumber dari pesan-pesan esensial dalam Al-Quran dan Hadis mengenai ilmu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana dikotomi ilmu, yang telah mengakar dalam sistem pendidikan Islam, dapat diatasi melalui model integrasi yang komprehensif. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan hermeneutika kontekstual dan tematik (mawdhū’ī). Populasi penelitian adalah seluruh teks Al-Quran dan Hadis yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan pendidikan, dengan sampel berfokus pada ayat dan hadis esensial yang memuat pesan tauhid dan urgensi ilmu. Instrumen penelitian adalah analisis teks (content analysis) terhadap teks-teks primer (Al-Quran dan Hadis) dan sekunder (literatur akademik). Hasil penelitian menegaskan bahwa Islam memandang ilmu sebagai kesatuan integral yang harus diarahkan pada pengenalan dan ketaatan kepada Allah (Tauhid). Implementasi sinergi ini dalam kurikulum pendidikan Islam memerlukan pergeseran paradigma dari model dualistik menjadi model transdisipliner. Model ini bertujuan membentuk peserta didik yang memiliki kecerdasan spiritual (tafaqquh fiddin) dan kompetensi saintifik (scientific literacy) secara seimbang, guna menjawab tantangan moral dan teknologi abad ke-21.