E. M. Rivaldo Sinukaban
Universitas HKBP Nommensen

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Bahasa Sebagai Alat Kognitif Dan Pembentuk Kesadaran Budaya Mahasiswa PBSI: Kajian Psikolinguistik: Language as a Cognitive Tool and a Shaper of Cultural Awareness among Indonesian Language and Literature Education Students: A Psycholinguistic Study Anjelina Sianturi; Eka Putri Saptari Wulan; Angriza Sihite; E. M. Rivaldo Sinukaban
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 3 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JULI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i3.2922

Abstract

Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai perangkat kognitif yang membentuk pola pikir dan kesadaran budaya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran bahasa dalam membentuk pola pikir dan kesadaran budaya mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia melalui perspektif psikolinguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap 12 mahasiswa PBSI Universitas HKBP Nommensen. Data dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa akademik dominan, bahasa daerah dipertahankan sebagai penanda identitas, sedangkan bahasa asing dan bahasa media sosial membentuk ruang negosiasi budaya. Kekayaan kosakata membantu mahasiswa menyusun gagasan secara kritis dan reflektif, sementara keterbatasan kosakata menghambat pengungkapan gagasan kompleks. Implikasinya, pembelajaran PBSI perlu mengintegrasikan literasi akademik, bahasa daerah, dan refleksi digital.