Salah satu upaya perbaikan yang dapat dilakukan adalah stabilisasi menggunakan Palm Oil Fuel Ash (POFA), yaitu limbah hasil pembakaran biomassa kelapa sawit yang memiliki sifat pozzolanik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan POFA terhadap karakteristik fisik, karakteristik pemadatan, dan daya dukung tanah gambut yang ditinjau dari nilai California Bearing Ratio (CBR). Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan, menelaah, dan menganalisis berbagai artikel ilmiah, tugas akhir, prosiding, dan standar teknis yang membahas karakteristik tanah gambut, pemanfaatan POFA sebagai material stabilisasi, serta hasil pengujian CBR pada tanah gambut yang telah distabilisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa POFA berperan sebagai material pengisi (filler) yang mengisi rongga antarpartikel tanah sekaligus sebagai sumber silika reaktif yang mendukung reaksi pozzolanik, sehingga mampu menurunkan kadar air, meningkatkan berat jenis, memperbaiki karakteristik pemadatan, meningkatkan nilai CBR, serta menurunkan nilai swelling tanah gambut. Berbagai penelitian terdahulu melaporkan peningkatan nilai CBR yang bervariasi tergantung pada persentase penambahan POFA, kombinasi bahan pendukung, dan lama waktu pemeraman, namun secara umum menunjukkan tren yang konsisten berupa peningkatan daya dukung setelah stabilisasi. Berdasarkan hasil sintesis tersebut, POFA berpotensi menjadi alternatif bahan stabilisasi tanah gambut yang efektif, ekonomis, dan ramah lingkungan, meskipun diperlukan penelitian eksperimental lanjutan untuk menentukan komposisi optimum yang mampu menghasilkan peningkatan daya dukung secara maksimal.