Anastasya Wulandari
Akademi Keperawatan Al Hikmah 2 Brebes

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ASUHAN KEPERAWATAN Ny. A KELUARGA Tn. K DENGAN GANGGUAN SISTEM MUSKULOSKELETAL: RHEUMATOID ARTHRITIS DI DESA KAUMAN KECAMATAN TONJONG KABUPATEN BREBES Anastasya Wulandari; Siti Fatimah
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11200

Abstract

Rheumatoid Arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun dan multisistem kronis yang menyebabkan nyeri, kekakuan, serta pembengkakan pada persendian. Kondisi ini sering kali dianggap remeh oleh masyarakat, padahal jika tidak ditangani dengan tepat dapat menurunkan kualitas hidup hingga menyebabkan kecacatan seumur hidup. Asuhan keperawatan keluarga memegang peran krusial dalam membantu memelihara kesehatan anggota keluarga secara holistik. Tujuan: Karya Tulis Ilmiah ini bertujuan untuk melaksanakan implementasi asuhan keperawatan keluarga yang komprehensif pada Ny. A dengan gangguan sistem muskuloskeletal: Rheumatoid Arthritis di Desa Kauman, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes. Metode: Metode penulisan yang digunakan adalah deskriptif analitik melalui pendekatan studi kasus asuhan keperawatan keluarga yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi dan evaluasi. Hasil: Hasil pengkajian menemukan pasien mengeluh nyeri seperti ditusuk-tusuk pada tangan kanan dan kaki kanan dengan skala nyeri 6, terasa kaku, pegal, sering kebas pada pagi hari, serta kurangnya pengetahuan keluarga mengenai penyakit. Masalah keperawatan yang ditegakkan adalah nyeri kronis dan defisit pengetahuan. Intervensi yang diberikan selama kunjungan rumah meliputi pemantauan skala nyeri, teknik relaksasi napas dalam, pemberian terapi komplementer kompres hangat menggunakan jahe dan serai, serta pemberian pendidikan kesehatan mengenai manajemen penyakit. Evaluasi akhir menunjukkan hasil yang signifikan, ditandai dengan penurunan skala nyeri pasien, berkurangnya ketegangan otot, serta meningkatnya pemahaman keluarga dalam mengenal dan merawat anggota keluarga dengan Rheumatoid Arthritis. Kesimpulan: Kombinasi intervensi keperawatan keluarga melalui pendidikan kesehatan dan terapi non-farmakologis kompres hangat jahe serai terbukti efektif dalam menurunkan tingkat nyeri serta meningkatkan literasi kesehatan keluarga