Gusnita Isroatus Sadiyah
Akademi Keperawatan Al Hikmah 2 Brebes

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA NY. J DENGAN GANGGUAN SISTEM ENDOKRIN: DM DESA KARANGANYAR KECAMATAN TONJONG KABUPATEN BREBES Gusnita Isroatus Sadiyah; Siti Fatimah
JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus: Jurnal Sains Student Research
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jssr.v4i4.11201

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang menjadi ancaman kesehatan global dan sering kali dijuluki sebagai silent killer karena penanganannya yang terlambat dapat memicu berbagai komplikasi. Asuhan keperawatan keluarga memiliki peran krusial dalam membantu anggota keluarga mempertahankan kesehatan dan mengelola kondisi kronis secara holistik. Tujuan: Karya Tulis Ilmiah (KTI) ini bertujuan untuk melaksanakan implementasi asuhan keperawatan keluarga yang tepat dan komprehensif pada Ny. J dengan gangguan sistem endokrin: diabetes melitus di Desa Karanganyar, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes. Metode penulisan yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan studi kasus asuhan keperawatan keluarga yang meliputi pengkajian, penentuan diagnosis, intervensi, implementasi, hingga evaluasi keperawatan. Hasil: Hasil pengkajian menemukan pasien mengeluh gula darah tinggi (GDS 205mg/dL), kebas, kesemutan, pusing, mudah lelah, serta kurangnya pengetahuan tentang penyakitnya. Masalah keperawatan yang diangkat adalah ketidakstabilan kadar glukosa darah dan defisit pengetahuan. Intervensi yang diberikan selama kunjungan 3 hari meliputi pemantauan kadar gula darah, pemberian terapi komplementer kompres hangat untuk mengurangi kebas/kesemutan, edukasi obat tradisional (rebusan daun sirsak), serta edukasi kesehatan mengenai enam benar cara minum obat. Evaluasi akhir menunjukkan hasil yang signifikan, ditandai dengan penurunan kadar GDS menjadi 90mg/dL, keluhan pusing dan lelah teratasi, keluhan kebas berkurang, serta meningkatnya pemahaman pasien mengenai manajemen diabetes. Kesimpulan: Kombinasi intervensi keperawatan keluarga secara farmakologis dan non-farmakologis terbukti efektif dalam menstabilkan kadar glukosa darah serta meningkatkan pengetahuan pasien lansia dengan diabetes melitus.