Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Gaya Hidup Cerdik sebagai Upaya Pencegahan Dini Hipertensi pada Remaja di Kota Kupang Angelicha Rydels Putri Meda; Maria Bunga Rachelia Lopez; Anggie Juliana Febrianti Snae; Deysta Aurel Ega Nasywa; Adriana Grecia Dethan; Devanny Glorya Kapitan; Gladys Andhini Martini Ndeo; Deviarbi Sakke Tira; Soleman Landi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4691

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, serta melakukan deteksi dini risiko hipertensi pada remaja usia 15–17 tahun di lingkungan Sekolah Menengah Atas (SMA). Tingginya kerentanan remaja akibat faktor genetik dan paparan gaya hidup tidak sehat menjadi dasar urgensi pelaksanaan kegiatan intervensi ini. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi tiga tahap utama, yaitu: (1) skrining kesehatan melalui pemeriksaan tekanan darah secara berkala, (2) edukasi interaktif mengenai pemenuhan gizi seimbang dan pembatasan konsumsi makanan cepat saji serta makanan asin, dan (3) evaluasi tingkat pemahaman menggunakan kuesioner pre-test dan post-test kepada 38 siswa. Hasil skrining dan pendataan menunjukkan adanya urgensi intervensi, di mana ditemukan 42,1% remaja memiliki riwayat genetik hipertensi keluarga, 50% remaja sering mengonsumsi makanan cepat saji (fast food), dan 42,1% mengonsumsi makanan berkadar natrium tinggi dengan frekuensi 1–2 kali seminggu. Melalui kegiatan edukasi ini, terjadi peningkatan pemahaman dan kesadaran remaja secara signifikan mengenai pentingnya pembatasan pola makan tidak sehat. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa program edukasi dan deteksi dini berbasis sekolah efektif dalam membangun kesadaran preventif remaja. Direkomendasikan adanya keberlanjutan program pemeriksaan tekanan darah berkala di UKS sebagai langkah pemantauan kesehatan remaja secara mandiri.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Anemia Dan Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) Dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja Di SMA Negeri 3 Kupang Devanny Glorya Kapitan; Deysta Aurel Ega Nasywa; Grenal Betrin Dillak; Anggie Meilen Maroe; Vira Delinda Laga; Christina Nayoan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4727

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih banyak ditemukan pada kelompok remaja, khususnya remaja putri. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan konsentrasi belajar, kelelahan, serta menurunkan produktivitas dan kualitas hidup. Salah satu upaya pencegahan anemia yang dilakukan pemerintah adalah pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri. Namun, kepatuhan konsumsi TTD masih tergolong rendah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta mengenai anemia dan pentingnya konsumsi TTD melalui penyuluhan kesehatan dengan pendekatan P-Process. Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 3 Kupang dengan sasaran siswa dan siswi kelas X dan XI. Metode yang digunakan meliputi analisis situasi, perancangan strategi komunikasi, pengembangan media edukasi, implementasi penyuluhan, serta monitoring dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan bahwa tingkat pemahaman peserta meningkat dari 40% pada pre-test menjadi 90% pada post-test. Peningkatan sebesar 50% menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pengetahuan peserta mengenai anemia dan konsumsi TTD. Pendekatan P-Process terbukti mampu mendukung pelaksanaan komunikasi kesehatan yang sistematis dan berorientasi pada perubahan perilaku.