Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Edukasi Penyakit Jantung Koroner Pada Remaja di Kelurahan Penfui, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang Deviarbi Sakke Tira; Soleman Landi; Jeanette Reis Taneo; Maria Epifania Sandri Asa; Laurensia Vatriani Duet; Kresensia Apriliani Jula; Fiona Selpin Tungga; Gaudensia Marika Pilin Hayon; Feni Efelin Onlani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4334

Abstract

Penyakit jantung koroner adalah salah satu jenis penyakit yang terjadi akibat terbentuknya lapisan lemak pada dinding arteri yang dikenal sebagai aterosklerosis yang mengakibatkan terjadinya penumpukan plak dan penyempitan arteri koroner sehingga mengganggu aliran darah ke jantung. Penyakit jantung koroner disebabkan oleh dua faktor utama, yaitu faktor yang dapat dimodifikasi, seperti hipertensi, diabetes, obesitas serta gaya hidup yang tidak sehat, dan faktor yang tidak dapat dimodifikasi meliputi usia, jenis kelamin, dan genetik. Sasaran kegiatan edukasi ini adalah remaja berusia 19-21 tahun yang berdomisili di Kelurahan Penfui, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan pencegahan pada remaja pria yang  memiliki kecenderungan lebih tinggi terhadap perilaku berisiko mengalami penyakit jantung koroner. Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan tersebut adalah pendekatan pre-experimental dengan desain pendekatan one group pre-test and post-test design, yaitu pengukuran tingkat pengetahuan peserta sebelum dan setelah diberikan edukasi kesehatan. Kegiatan edukasi yang dilakukan berupa penyuluhan, pembagian poster, dan demonstrasi analogi. Hasil kegiatan edukasi menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dari 70% menjadi 95,6% setelah edukasi dilakukan. Kelompok sasaran juga menunjukkan keinginan untuk menjaga kesehatan jantung mereka dengan menerapkan gaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Kanker Serviks di Asrama Putri Kasih Abadi 1 Deviarbi Sakke Tira; Soleman Landi; Jelinda Sakan; Karolina Mutiara; Patriana Olivia; Mectildis Odje; Imelda Herlinda Slay; Flora Oktavinda Mitang; Britny Oematan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 3 (2026): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i3.4350

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang masih menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada perempuan di Indonesia. Upaya pencegahan dan deteksi dini melalui edukasi kesehatan menjadi strategi penting dalam menurunkan angka kejadian penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan mengenai pencegahan dan deteksi dini kanker serviks pada mahasiswi Asrama Putri Kasih Abadi, Penfui Timur. Desain kegiatan menggunakan metode One Group Pre-test Post-test. Data dikumpulkan melalui kuesioner pre-test dan post-test yang diberikan kepada 15 responden sebelum dan sesudah kegiatan edukasi. Edukasi dilaksanakan dengan metode ceramah interaktif menggunakan media poster serta sesi tanya jawab terbuka. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dengan rata-rata nilai post-test lebih tinggi dibandingkan pre-test, serta lebih dari 80% responden mampu menjawab pertanyaan kunci terkait pencegahan kanker serviks dengan benar. Temuan ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja putri mengenai pentingnya vaksinasi HPV, skrining Pap Smear, dan IVA Test sebagai langkah pencegahan primer dan sekunder. Diharapkan kegiatan serupa dapat diterapkan secara berkelanjutan di lingkungan pendidikan maupun komunitas untuk memperkuat upaya promotif dan preventif terhadap kanker serviks. 
Edukasi Penyakit Kanker Payudara: Gejala, Penyebab, Deteksi Dini Pada Remaja Putri di Asrama Putri Kasih Abadi Penfui Kupang Deviarbi Sakke Tira; Soleman Landi; Jimmy Julisco Erdor Liunokas; Lola Astriani Alimin; Katarina Noviyanti Penu Bana; Maria Antonia Rawi; Manda Lomi; Maya Grathiana Novalia Ataupah; Aloysia Priska Manikin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4456

Abstract

Kanker Payudara merupakan salah satu penyakit tidak menular yang mematikan dan paling umum di kalangan Perempuan. Masih banyak orang menganggap bahwa penyakit ini merupakan penyakit yang tabu, sehingga masyarakat cenderung malu memeriksa kondisi kesehatannya pada fasilitas kesehatan. Kegiatan Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkhususnya pada remaja-remaja di Asrama Peduli Kasih Abadi, Jalan Kelor 4, RT 008/ RW 003 Penfui, Kupang, dengan sasaran 14 orang remaja putri. Metode pelaksanaan berupa edukasi langsung melakukan media poster, serta demonstrasi Sadari. Evaluasi kegiatan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai perubahan Tingkat pengetahuan remaja sebelum dan sesudah edukasi. Hasil kegiatan edukasi menunjukkan peningkatan pengetahuan remaja tentang penyakit Kanker payudara, dari 76,4% sebelum edukasi menjadi 92,1% setelah edukasi. Kesimpulannya kegiatan edukasi ini efektif meningkatkan pengetahuan para remaja terkait penyakit kanker payudara  dan pemahaman bagaimana melakukan deteksi dini sadari dan sadanis  sebagai upaya promotive dan preventif yang berkelanjutan bagi remaja.
Edukasi Kesehatan sebagai Upaya Meningkatkan Perilaku Hidup Sehat untuk Menurunkan Risiko Stroke pada Usia Produktif Deviarbi Sakke Tira; Soleman Landi; Dwi Pristiany; Elisabeth Petreandhini Romeo; Eunike Algiandra Koroh; Maria Serafina Lim; Sarai Novilin Tunliu; Vinsensius Harmando
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 4 (2026): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i4.4483

Abstract

Stroke adalah cedera otak yang didapat yang disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah atau suplai darah  yang tidak memadai sehingga menyebabkan infark atau perdarahan pada parenkim otak. Gejala stroke muncul  akibat gangguan peredaran darah di otak, gangguan peredaran darah otak dapat berupa sumbatan atau pecahnya pembuluh darah di otak. Faktor risiko stroke antara lain hipertensi, diabetes melitus, merokok, dan riwayat keluarga dengan stroke serta pola makan yang tidak sehat dan kurangnya aktivitas fisik. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah stroke adalah peningkatan pemahaman mengenai pencegahan stroke serta meningkatkan perilaku hidup sehat pada masyarakat usia produktif. Edukasi dilakukan di Jl Antonov, kecamatan Taebenu,gang tugu jepang 6 RT 027 RW 011, Kabupaten Kupang 27/RW 11 dengan sasaran masyarakat usia produktif (15-64 tahun) dengan jumlah responden sebanyak 13 orang. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif dan tanya jawab. Menggunakan media leaflet . Sebelum materi disampaikan, peserta mengisi kuesioner awal (pre-test) untuk mengukur pemahaman awal, dan diakhiri dengan pengisian kembali kuesioner yang sama (post-test) untuk mengevaluasi efektivitas edukasi yang telah diberikan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kesadaran peserta yang signifikan.
Edukasi dan Penyuluhan kepada Remaja Laki-Laki terkait Kanker Prostat di RT 22 RW 07, Kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang Deviarbi Sakke Tira; Soleman Landi; Gracela Wilmina Raja; Laurensia Natalia Abigail Nong; Maria Cinthia Wonga; Maria Gabriela Wuaraghi; Maria Yenivita Dai Laot; Natalia Arynertian Ere; Yohana Corsini Zendang
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4597

Abstract

Kanker prostat merupakan kanker kelima terbanyak di Indonesia dengan lebih dari 13.000 kasus baru setiap tahunnya. Sekitar 50% pasien datang pada stadium lanjut dan bermetastasis, padahal deteksi dini melalui tes darah Prostate Specific Antigen dapat meningkatkan angka kesembuhan hingga 90%. Kanker prostat merupakan penyakit yang tumbuh lambat, berpotensi mematikan, dan biasanya ditemukan pada pria di atas usia 50 tahun. faktor risiko terjadinya kanker prostat meningkat seiring bertambahnya usia akibat perubahan hormonal, faktor genetic mulai dari masa remaja sampai usia lanjut, sehingga dengan edukasi yang diberikan tentang kanker prostat dapat meningkatkan literasi kesehatan sejak dini, dan diharapkan remaja mampu mengurangi faktor risiko kanker prostat serta memiliki kesadaran akan pentingnya deteksi dini pada usia yang tepat. Gejala kanker prostat berkembang seiring dengan pembesaran kelenjar secara bertahap, yang sering memengaruhi fungsi berkemih dan seksual. Prostat yang membesar dapat menekan uretra dan menghalangi aliran urine, menyebabkan sering buang air kecil dalam jumlah sedikit, kesulitan memulai buang air kecil, atau bahkan ketidakmampuan untuk buang air kecil. Tujuan pengabdian ini untuk dapat menilai Tingkat pengetahuan remaja laki-laki mengenai kanker prostat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini mencakup pemberian materi edukasi mengenai tanda dan gejala, factor Risiko, pengobatan dan pencegahan, yang dilengkapi dengan pengukuran awal (pre-test) dan evaluasi setelah edukasi(post-test) untuk menilai dan mengidentifikasi tingkat pengetahuan dan pemahaman. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa intervensi edukasi berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan pemahaman peserta mengenai kanker prostat, dengan peningkatan skor post-test dibandingkan pre-test. Kesimpulan dari pengabdian ini menekankan pentingnya pendekatan edukasi berbasis komunitas dalam meningkatkan kesadaran terhadap kanker prostat serta perlunya program berkelanjutan untuk mendorong deteksi dini dan pencegahan penyakit.
Edukasi Gaya Hidup Cerdik sebagai Upaya Pencegahan Dini Hipertensi pada Remaja di Kota Kupang Angelicha Rydels Putri Meda; Maria Bunga Rachelia Lopez; Anggie Juliana Febrianti Snae; Deysta Aurel Ega Nasywa; Adriana Grecia Dethan; Devanny Glorya Kapitan; Gladys Andhini Martini Ndeo; Deviarbi Sakke Tira; Soleman Landi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4691

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, serta melakukan deteksi dini risiko hipertensi pada remaja usia 15–17 tahun di lingkungan Sekolah Menengah Atas (SMA). Tingginya kerentanan remaja akibat faktor genetik dan paparan gaya hidup tidak sehat menjadi dasar urgensi pelaksanaan kegiatan intervensi ini. Metode pelaksanaan pengabdian meliputi tiga tahap utama, yaitu: (1) skrining kesehatan melalui pemeriksaan tekanan darah secara berkala, (2) edukasi interaktif mengenai pemenuhan gizi seimbang dan pembatasan konsumsi makanan cepat saji serta makanan asin, dan (3) evaluasi tingkat pemahaman menggunakan kuesioner pre-test dan post-test kepada 38 siswa. Hasil skrining dan pendataan menunjukkan adanya urgensi intervensi, di mana ditemukan 42,1% remaja memiliki riwayat genetik hipertensi keluarga, 50% remaja sering mengonsumsi makanan cepat saji (fast food), dan 42,1% mengonsumsi makanan berkadar natrium tinggi dengan frekuensi 1–2 kali seminggu. Melalui kegiatan edukasi ini, terjadi peningkatan pemahaman dan kesadaran remaja secara signifikan mengenai pentingnya pembatasan pola makan tidak sehat. Kesimpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa program edukasi dan deteksi dini berbasis sekolah efektif dalam membangun kesadaran preventif remaja. Direkomendasikan adanya keberlanjutan program pemeriksaan tekanan darah berkala di UKS sebagai langkah pemantauan kesehatan remaja secara mandiri.
Penyuluhan Kesehatan Hipertrofi Prostat di Kos Wala, Kelurahan Oesapa, Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur Deviarbi Sakke Tira; Soleman Landi; Anggie M Maroe; Arlan Marven Ndun; Grenal Betrin Dillak; Nur Asma Azizah; Vira Delinda Laga; Yasintha Y Penun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4729

Abstract

Hipertrofi prostat (benign prostatic hyperplasia/BPH) merupakan pembesaran kelenjar prostat yang sering terjadi pada pria dan dapat menurunkan kualitas hidup. Kegiatan ini bertujuan meningkatkkan pengetahuan laki-laki dewasa muda tentang hipertrofi prostat melalui penyeluhan kesehatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan penyuluhan menggunakan media poster kepada 10 peserta di kos Wala, Kelurahan Oesapa,Kota Kupang. Hasil menunjukan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah penyuluhan dari yang sebelumnya belum memahami menjadi lebih mengetahui penyebab, gejala, dan pencegahan BPH. Disimpulkan bahwa penyuluhan dengan media sederhana efektif dalan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang kesehatan prostat.
Edukasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga seuntuk Menurunkan Praktik Pembakaran Sampah di Kelurahan Lasiana RT 033/ RW 009 Kota Kupang Deviarbi Sakke Tira; Laurensiana Juju; Maria Gabriela Wuaraghi; Maria Vidya Elisa Hayon; Maria Viola Bate Molo; Gladys Andhini Martini Ndeo; Firanti Duru; Grenal Betrin Dillak
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i1.4196

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga masih menjadi isu kesehatan lingkungan di wilayah perkotaan, salah satunya ditandai dengan tingginya praktik pembakaran sampah oleh masyarakat. Praktik ini berpotensi menimbulkan pencemaran udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan sampah rumah tangga yang ramah lingkungan melalui kegiatan edukasi kesehatan. Metode yang digunakan meliputi identifikasi masalah melalui survei dan observasi lapangan, penentuan prioritas masalah menggunakan metode USG, pelaksanaan edukasi kesehatan lingkungan dengan media leaflet dan penyuluhan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test pengetahuan. Sasaran kegiatan adalah masyarakat RT 033/RW 009 Kelurahan Lasiana, Kota Kupang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan masyarakat setelah diberikan edukasi, yang mengindikasikan peningkatan pemahaman terkait dampak pembakaran sampah dan alternatif pengelolaan sampah rumah tangga. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan lingkungan berpotensi menjadi strategi efektif dalam mendorong perubahan pengetahuan masyarakat terkait pengelolaan sampah rumah tangga.