Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Aplikasi Android Pengelola Sampah Digital untuk Mendorong Ekonomi Sirkular Menuju Kabupaten Tegal Smart City Heny Indriani; Budi Santoso; Fahrudin Fahrudin; Muhammad Nursyams Hilmi; Yuli Nurasri; Fitriasih Fitriasih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 4 No. 5 (2026): Juli
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v4i5.4728

Abstract

Inisiatif pengabdian masyarakat ini dirancang untuk memperkenalkan dan mengimplementasikan kemajuan teknologi informasi dalam bentuk aplikasi Android, sehingga memudahkan administrasi pengelola sampah digital di Kabupaten Tegal. Aplikasi ini direkayasa untuk meningkatkan paradigma ekonomi sirkular, meningkatkan kesadaran publik mengenai pengelolaan sampah, dan mempromosikan pembentukan Kabupaten Tegal sebagai smart city yang berkelanjutan dan sadar lingkungan. Metodologi yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini mencakup inisiatif penjangkauan, sesi pelatihan komprehensif untuk manajer bank sampah dan anggota masyarakat mengenai penggunaan aplikasi, selain memberikan bantuan dalam implementasi kerangka kerja transaksi digital dalam sektor pengelolaan sampah. Aplikasi ini memberdayakan pengguna untuk mendokumentasikan, menimbang, dan menukar sampah untuk nilai moneter secara transparan dan real-time, secara bersamaan menghubungkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk rumah tangga, administrator pengelola sampah, dan entitas pemerintah daerah. Temuan dari inisiatif menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi ini secara signifikan meningkatkan efektivitas dan efisiensi praktik pengelolaan sampah, merampingkan dokumentasi transaksi, dan mendorong peningkatan keterlibatan publik dalam upaya pengelolaan sampah berkelanjutan. Singkatnya, inovasi yang diwakili oleh aplikasi Android untuk pengelola sampah digital memainkan peran penting dalam mempromosikan ekonomi sirkular, menambah nilai ekonomi sampah, dan memperkuat inisiatif yang bertujuan untuk mengaktualisasikan Kabupaten Tegal sebagai smart city bebas sampah.
Pemberdayaan Industri Kecil Menengah di Desa Dermasandi Kabupaten Tegal Melalui Penitikan Lokasi Usaha pada Google Maps Hanif Nurfajri Ramadhan; M Ibrahim Nursyi; Saidatul Awwaliyah; Zahwa Amir; Labib Amir Faisal; Andrean Maulana Ismail; Muhammad Nursyams Hilmi; Mohammad Samsul Bakhri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 12 (2026): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i12.3959

Abstract

Desa Dermasandi memiliki potensi sumber daya ikan yang cukup besar dan berperan penting dalam mendukung perekonomian masyarakat. Namun, pemanfaatan dan pengolahan ikan masih dilakukan secara sederhana sehingga nilai tambah produk belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha pengolahan ikan melalui pendampingan pemetaan usaha, dokumentasi produk, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pemasaran. Metode pelaksanaan meliputi observasi langsung di lapangan, wawancara dengan pelaku usaha pengolahan ikan, pendataan jenis produk dan proses pengolahan, serta pendampingan pembaruan profil usaha pada platform Google Maps melalui akun resmi pengelola. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha memproduksi olahan ikan tradisional seperti ikan asap dan produk olahan sederhana lainnya dengan proses yang masih manual dan tingkat penerapan kebersihan yang beragam. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan teknologi, modal usaha, serta akses pemasaran. Melalui kegiatan pendataan dan pembaruan informasi usaha pada Google Maps yang disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan, pelaku usaha memperoleh peningkatan visibilitas usaha dan potensi perluasan jangkauan pasar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat luas terhadap potensi usaha pengolahan ikan di Desa Dermasandi, mendorong pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku UMKM, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan sebagai langkah awal pengembangan potensi desa berbasis digital.