Desa Dermasandi memiliki potensi sumber daya ikan yang cukup besar dan berperan penting dalam mendukung perekonomian masyarakat. Namun, pemanfaatan dan pengolahan ikan masih dilakukan secara sederhana sehingga nilai tambah produk belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha pengolahan ikan melalui pendampingan pemetaan usaha, dokumentasi produk, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pemasaran. Metode pelaksanaan meliputi observasi langsung di lapangan, wawancara dengan pelaku usaha pengolahan ikan, pendataan jenis produk dan proses pengolahan, serta pendampingan pembaruan profil usaha pada platform Google Maps melalui akun resmi pengelola. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha memproduksi olahan ikan tradisional seperti ikan asap dan produk olahan sederhana lainnya dengan proses yang masih manual dan tingkat penerapan kebersihan yang beragam. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan teknologi, modal usaha, serta akses pemasaran. Melalui kegiatan pendataan dan pembaruan informasi usaha pada Google Maps yang disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan, pelaku usaha memperoleh peningkatan visibilitas usaha dan potensi perluasan jangkauan pasar. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat luas terhadap potensi usaha pengolahan ikan di Desa Dermasandi, mendorong pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku UMKM, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan sebagai langkah awal pengembangan potensi desa berbasis digital.
Copyrights © 2026